Berawal dari Hasil Jiplak, Drone Iran Kini Bisa Tembus Baja

Berawal dari Hasil Jiplak, Drone Iran Kini Bisa Tembus Baja Kredit Foto: Unsplash/Sepehr Aleagha

Iran berinvestasi besar pada teknologi pesawat tanpa awak atau drone. Pada Senin (31/8/2020) lalu, media Israel, The Jerusalem Post melaporkan kantor berita Iran, Fars News mempublikasikan laporan tentang pameran drone Kementerian Pertahanan Iran.

Fars mengaku Iran sedang meningkatkan kemampuan mereka untuk menjadi salah satu dari 'lima negara terbaik di dunia dalam bidang drone tempur'. Fars mengatakan Iran sedang memperbaiki ketepatan, kendali dan 'terobosan besar' lainnya drone mereka.

Baca Juga: Iran, Dimusuhi Negara Arab Berjasa untuk Intifada Palestina?

The Jerusalem Post melaporkan tidak diketahui kapan pameran itu digelar. Tapi Fars News memberikan perhatian yang besar mengenai kemampuan baru senjata-senjata Iran yang kabarnya dapat mengancam Amerika Serikat (AS), Israel, dan sekutu-sekutu mereka di kawasan.

Iran sudah berhasil memamerkan mereka mampu memproduksi massal dan sesuai standar sejumlah seri drone yang cukup sukses seperti seri Ababil, Mohajer dan sekarang Karar dan Fotros.

Karar tampaknya semacam rudal kendali atau drone kamikaze (meledak saat mencapai sasaran). Sementara Fotros dirancang untuk menyerupai drone IAI Heron milik Israel. Banyak drone-drone Iran yang menjiplak drone AS.

Pakar pertahanan udara AS, David Hambling menulis di Fobes, Iran mengumpulkan droneĀ  RQ-4A Global Hawk yang mereka tembak jatuh tahun lalu. Hambling mengatakan Iran menyatukan kembali pecahan pesawat tanpa awak tersebut.

Menurutnya langkah bertujuan dua hal pertama propaganda dan kedua intelijen. Iran berusaha mengumpulkan data mengenai kemampuan Global Hawk.

Namun tujuan sebenarnya untuk memberikan informasi pada industri drone Iran yang sedang berkembang. Iran menghidupkan kembali Global Hawk dari kepingan-kepingan yang mereka hancurkan.

"Prediksi ini berdasarkan pola pengembangan drone Iran yang konsisten, mereka mungkin tidak bagus dalam membangun rancangan yang original, tapi Iran garda depan dunia dalam meniru drone musuh," tulis Hambling di Forbes pada 16 Juli lalu.

Ketika Iran mengklaim mengambil drone Boeing Insitu ScanEagle milik AS pada 2012 lalu. Washington mengaku tidak ada drone mereka yang hilang. Tapi ada foto yang menunjukkan Iran menerbangkan pesawat tanpa awak yang menyerupai drone Angkatan Laut AS tersebut.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini