Jelang Hari Pelanggan, FFI Mau Bongkar Rahasia. Ini Dia

Jelang Hari Pelanggan, FFI Mau Bongkar Rahasia. Ini Dia Foto: Frisian Flag Indonesia

Jelang Hari Pelanggan Nasional 2020 yang diperingati setiap 4 September, produsen susu berpusat Belanda Frisian Flag Indonesia (FFI) akan meningkatkan dan mempermudah layanan bagi masyarakat dalam memberi informasi dan produk-produk minuman berbasis susu yang bergizi saat pandemi Covid-19.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, mengakui bahwa pandemi Covid-19 dampaknya cukup besar pada semua sektor dan juga mengubah perilaku masyarakat dalam menyikapi kesehatan diri dan keluarga, beraktivitas di luar rumah, hingga bertransaksi yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk dunia layanan pelanggan.

Baca Juga: Dari Jualan Susu Ultra, Perusahaan Ini Untung Setengah Triliun

Untuk itu, kata dia, Hari Pelanggan Nasional nanti adalah momen penting bagi FFI untuk terus menjaga kepercayaan dengan menyediakan produk dan layanan terbaik kepada pelanggan. Andrew menjelaskan, FFI terus berinovasi memproduksi minuman susu berkualitas untuk menjadi favorit keluarga serta meningkatkan layanan agar pelanggan mudah mendapatkan produk.

"Meskipun masyarakat dihadapkan pada keterbatasan mobilitas dengan adanya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), produk-produk Frisian Flag tetap mudah diperoleh agar pelanggan dapat terus menyediakan minuman bergizi untuk diri dan keluarganya," terang Andrew dalam keterangan resminya yang diterima Warta Ekonomi di Surabaya, Sabtu (29/8/2020).

Dia melanjutkan, FFI terus berupaya menjadi mitra keluarga Indonesia dengan terus memberikan informasi tentang pentingnya edukasi gizi dan menjaga kesehatan. Dari laporan "Tinjauan Big Data 2020 terhadap Dampak Covid-19" oleh Badan Pusat Statistik (BPS), terang Andrew, penjualan online di Indonesia pada Februari-Juli 2020 meningkat tajam dibanding penjualan di bulan Januari 2020.

Penjualan online di Indonesia melonjak 320% di Maret 2020 dan 480% di April 2020, keduanya dibandingkan penjualan online di awal tahun. Lembaga survei konsumen Nielsen juga menyebutkan, 30% konsumen merencanakan untuk lebih sering berbelanja secara online sejak pandemi Covid-19 merebak.

Sementara itu, Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan (PKGK) FKM Universitas Indonesia, Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc. Ph.D mengatakan, saat masa pandemi Covid-19, masyarakat sangat mengutamakan manfaat produk-produk yang menyangkut aspek kesehatan, bahkan juga membutuhkan informasi tepat produk makanan dan minuman yang bergizi.

"Di tengah AKB, masyarakat mau tidak mau harus beradaptasi dan terus mencari informasi tentang kesehatan. Dalam situasi seperti ini, menjaga imunitas tubuh menjadi hal yang utama dengan teratur mengasup makanan bergizi," tegas Syafiq. 

Syafiq juga menambahkan, imunitas tubuh bisa dicapai dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung protein hewani dengan kandungan asam amino esensial yang berfungsi memperbaiki sel yang rusak serta menjaga imunitas. Sumber protein hewani banyak ditemui dari susu, daging, dan telur. 

Di sisi lain, Psikolog Keluarga Ajeng Raviando mengatakan, saat ini terjadi perubahan perilaku konsumen yang tercermin dari keputusannya membeli kebutuhan sehari-hari. Konsumen sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan dan menjadikan risiko kesehatan sebagai pertimbangan utama.

"Perubahan perilaku konsumen ini dilihat dalam tiga perspektif pengambilan keputusan, yaitu Rasional (konsumen dalam mengambil keputusan pembelian secara rasional dengan menekankan aspek fungsional dan ekonomis),  Eksperiensial (konsumen dipengaruhi perasaan terkait dengan konsumsi produk dan demi mendapat pengalaman yang unik), dan Behavioral (konsumen mendapatkan pengaruh lingkungan misalnya karena suasana tempat yang tenang dan nyaman)," pungkas  Ajeng.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini