Wah, BCA Bakal Lebur Rabobank dengan BCA Syariah

Wah, BCA Bakal Lebur Rabobank dengan BCA Syariah Foto: Antara/Sigid Kurniawan

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tengah memproses pembelian PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank). Perseroan akan mengakuisisi 3.719.069 dan 1 lembar saham dari para pemegang saham Rabobank yang mewakili 100% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Rabobank.

Direktur Keuangan Vera Eve Lim mengungkapkan langkah lebih lanjut perseroan setelah selesai mengakuisisi Rabobank. Perseroan menyatakan berencana untuk melebur atau merger Rabobank dengan Bank BCA Syariah.

“Kita memang ada rencaana Rabobank akan di merger dengan BCA Syariah. Kalau semua berjalan lancar legal merger bisa kita lakukan di awal tahuh depan,” ucap Vera, saat pelaksanaan Public Expose Live 2020 di Jakarta, Jumat (27/8/2020).

Baca Juga: RUPSLB BCA Setujui Akuisisi Rabobank

Ia menuturkan bila Bank BCA Syariah akan menjadi entitas yang dipertahankan atau surviving entity dari merger tersebut. Dimana, modal BCA Syariah setelah merger akan mendekati Rp2 triliun.

Menurutnya, BCA Syariah akan fokus ke bisnis di segmen Komersial, UKM, dan Ritel. Pasalnya, market syariah di Indonesia masih sangat besar, saya pikir dengan syariah kita salah satunya kembangkan layanan melalui digital.

Baca Juga: Utamakan Efektivitas, Ekspansi Bisnis BCA Syariah Lebih Selektif

“BCA kan baru tambah modal ke BCA Syariah Rp1 triliun. Jadi dengan merger ini BCA Syariah di buku II, dengan tambah modal ini, fokus bisnis tentu BCA Syariah di komersial, ukm dan ritel. Saya pikir kesempatan selalu ada terutama segmen komersial dan ukm,” tuturnya.

Meski begitu, Ia mengutarakan jika pihaknya masih menunggu proses yang tengah berjalan saat ini di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kalau proses OJK lancar di september baru kita lanjutkan dengan merger dengaan BCA Syariah,” tutup Vera

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini