Saat TikTok Terancam, Oppo Malah Mau Rilis Aplikasi Video Pendek

Saat TikTok Terancam, Oppo Malah Mau Rilis Aplikasi Video Pendek Kredit Foto: Reuters/Edgar Su

Di tengah kisruh TikTok dengan Amerika Serikat (AS), Oppo berniat merilis platform video pendek pada akhir tahun ini. Apa alasannya?

Mengutip KrAsia, Jumat (28/8/2020), Oppo akan mempertaruhkan platform terbaru itu pada ratusan juta pengguna guna mendorong ekspansi ke layanan daring.

"Selain produk perangkat keras, kami juga bertujuan memberikan layanan (daring) kepada konsumen," ujar Presiden Oppo Asia-PAsifik, Jimmy Yi.

Baca Juga: Baru 3 Bulan Menjabat, Bos TikTok Undur Diri, Gegara Trump??

Baca Juga: AS Bikin Daftar Hitam Puluhan Perusahaan China, Apa Saja?

Sebagai contoh, ia melanjutkan, Oppo telah menawarkan toko aplikasi, pusat gim, dan layanan peramban di beberapa pasar di luar China; seperti Indonesia.

Yi berkata, "kami akan meluncurkan layanan video pendek kami pada paruh kedua tahun ini. Layanan internet akan jadi bisnis yang penting bagi kami, karena 5G terus berkembang."

Mitra dan Wakil Presiden lembaga riset Counterpoint, Neil Shah menilai, Oppo memiliki skala untuk merilis layanan video pendek ke hampir 350 juta pengguna aktifnya di seluruh dunia.

"Ini bisa menjadi cara bagi Oppo untuk mendorong keterlibatan penggunanya, terutama saat beberapa negara dengan ekonomi besar ingin melarang TikTok," jelas Shah.

Oppo tampaknya akan menjadi vendor ponsel pintar besar pertama yang menawarkan layanan video pendek kepada konsumen, sebagai aplikasi bawaan pada perangkatnya.

Di sisi lain, Huawei dan Vivo--kompetitor Oppo--tak memiliki rencana serupa, menurut komentar terpisah dari juru bicara tiap perusahaan pada pekan lalu.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini