Era New Normal Bisa Happy Karena Yupi

Era New Normal Bisa Happy Karena Yupi Foto: Istimewa

New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) bagi keluarga bukan hal mudah terutama menjaga protokol kesehatan (cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, dan lain-lain), apalagi adaptasi terhadap kegiatan-kegiatan baru yang semuanya serba digital, salah satunya School from Home lewat fasilitas internet.

Ita D. Azly, Psikolog Keluarga yang berpraktek di Jakarta mengungkapkan, banyak orangtua yang cukup merasa kewalahan menjalani AKB ini. Beberapa aktivitas terasa baru bagi para orangtua, dan sebagian besar harus menjalaninya dengan proses yang tidak mereka sangka sebelumnya.

Baca Juga: New Normal, Belanja Iklan Mulai Ngebut Lagi

Baca Juga: Tren Workplace Hadapi New Normal

“Pada awal transisi reaksi-reaksi emosi seperti : shock, denial (menyangkal), marah, cemas, takut, bingung, frustrasi, sedih, dan bahkan. Reaksi ini merupakan dampak dari perubahan yang tidak terduga, dan setiap orang memiliki cara serta strategi tersendiri untuk mengatasinya,” ujar Ita, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/8/2020).

Solusi dari masalah itu, lanjut Ita, sebenarnya adalah menjadikan aktivitas-aktivitas baru itu  sebagai sebuah kebiasaan. Yang penting adalah menjaga kesadaran untuk mau saling menjaga dan saling melindungi dalam menerapkan protokol kesehatan. Ditambah perasaan yang selalu happy dalam menjalani situasi seperti ini juga sangat penting karena perasaan happy dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Tapi bagaimana caranya menjadikan aktivitas-aktivitas itu sebagai suatu kebiasaan, ketika membentuk perilaku dan membangun kebiasaan baru membutuhkan waktu. Dalam konsep psikologi dikenal dengan formula “21/90 rules”, artinya diperlukan waktu 21 hari untuk membentuk kebiasaan baru, dan 90 hari untuk mengubahnya menjadi gaya hidup. 

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini