Mark Zuckerberg Dituding Jadi Dalang Dilarangnya TikTok di AS

Mark Zuckerberg Dituding Jadi Dalang Dilarangnya TikTok di AS Kredit Foto: Reuters

CEO Facebook Mark Zuckerberg dikabarkan memberitahu Presiden Donald Trump pada jamuan makan malam di Gedung Putih Oktober lalu bahwa perusahaan teknologi China merupakan ancaman nyata bagi bisnis AS, menurut laporan The Wall Street Journal.

Dilansir dari CNBC International di Jakarta, Selasa (25/8/2020) Zuckerberg dilaporkan mengatakan bahwa ia menekankan perusahaan-perusahaan ini harus menjadi prioritas untuk diperhatikan daripada mengekang Facebook.

Baca Juga: TikTok Resmi Gugat Jajaran Trump dan Beri Komentar Pedas!

Sekitar waktu makan malam, Zuckerberg memperingatkan para pejabat dan anggota parlemen AS bahwa perusahaan teknologi China berisiko terhadap nilai-nilai Amerika dan dominasi teknologi bangsa.

Pendiri Facebook ini juga dikatakan telah menunjukkan bahwa TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance tidak berbagi komitmen Facebook terhadap kebebasan berekspresi.

Lebih lanjut, pejabat yang bertemu Zuckerberg pada September menyerukan penyelidikan terhadap TikTok pada bulan Oktober. Tinjauan keamanan nasional ini diluncurkan segera setelah itu, dan Trump menandatangani perintah eksekutif untuk melarang aplikasi pada bulan Agustus dengan alasan masalah keamanan nasional. TikTok mengkonfirmasi selama akhir pekan bahwa mereka telah meluncurkan banding hukum terhadap larangan tersebut.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini