Sektor Properti Collaps Akibat Pandemi?

Sektor Properti Collaps Akibat Pandemi? Foto:

Riset Rumah.com menyebutkan sektor properti, terutama di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) masih bertahan di tengah tekanan ekonomi pada kuartal II 2020. Dia membantah sektor properti collaps akibat dihantam pandemi.

"Kami optimistis ekonomi akan membaik meskipun BPS (Badan Pusat Statistik) mengumumkan pada kuartal II ekonomi terkontraksi 4,19 persen atau secara kumulatif terkontraksi 1,26 persen," kata Country Manager Rumah.com. Marine Novita, dalam penjelasannya kepada wartawan, di Jakarta, Senin.

Baca Juga: Indonesia Gagal Atasi Corona? Erick Thohir: Lebih Baik dari AS

BPS juga menyebutkan dari 17 sektor lapangan usaha, secara tahunan hanya ada tujuh sektor yang masih tumbuh positif, yaitu real estate, pertanian, jasa keuangan, jasa pendidikan, jasa kesehatan, pengadaan air, serta informasi dan komunikasi.

Agar tercapai pertumbuhan positif di kuartal III 2020, dia menyarankan, masyarakat perlu membangun optimisme karena beberapa indikator pada Juni 2020 mengalami perbaikan, meski masih jauh dari kondisi normal.

Indikator yang mengalami perbaikan, antara lain dari sektor transportasi udara internasional, transportasi udara domestik, angkutan kereta api penumpang, angkutan laut penumpang, dan tingkat penghunian kamar (TPK).

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini