Hadapi Triple Shock, Pertamina EP Berhasil Tingkatkan Produksi

Hadapi Triple Shock, Pertamina EP Berhasil Tingkatkan Produksi Foto: Pertamina EP

Di tengah triple shock yang masih dihadapi, PT Pertamina EP terus berupaya melakukan upaya-upaya peningkatan produksi untuk menjaga ketahanan energi nasional. Upaya peningkatan produksi oleh dua unit usaha anak perusahaan PT Pertamina di wilayah kerja Pertamina EP Asset 2 dan Pertamina EP Asset 3 mendapatkan hasil yang mengembirakan.

Di Pertamina EP Asset 2 yang berada di Sumatera Selatan, melalui Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field, berhasil melakukan pengeboran sumur LBK-INF-2 atau LBK-15 di Struktur Lembak, yang ditajak pada 24 Juni 2020 dan melakukan well intervention pada sumur PMB-33. Pengeboran sumur LBK-15 yang mencapai kedalaman pada akhir 1630 mMD dengan hasil tes produksi sebesar 1186 BOPD telah berhasil melebihi target 400% dari rencana awal 250 BOPD.

Baca Juga: Sukses Rehabilitasi DAS 94,7%, Pertamina EP Serahkan Hasil ke ...

Sumur ini berhasil diproduksikan pada lapisan Talang Akar Formation (TAF)-E yang merupakan lapisan virgin. Selain produksi melebihi target, juga akan menambah cadangan minyak dan gas Asset 2 dan membuka peluang baru untuk sumur-sumur pengembangan lapisan TAF di struktur lembak.

Astri Pujianto, General Manager Asset 2, mengatakan bahwa keberhasilan pemboran LBK-15 ini merupakan hasil kerja sama yang baik antarfungsi yang menerapkan operational excellent. "Alhamdulilah, walaupun pandemi belum berakhir, semangat transformasi dan kerja sama para pekerja Asset 2 terus terjaga. Dengan menerapkan operation excellent, pengeboran diselesaikan dengan zero fatality," ujar Astri.

Selain keberhasilan pada pengeboran LBK-15, program well intervention yang diaplikasikan pada sumur PMB-33 yang berlokasi di Kelurahan Sukaraja, Kota Prambumulih juga berhasil memberikan tambahan cadangan sebesar 314,79 BOPD dari target awal sebesar 50 BOPD.

Sementara itu, Ndirga Andri Sisworo, Prabumulih Field Manager, menerangkan, tambahan dua sumur tersebut akan menambahkan produksi Prabumulih Field yang saat ini berkisar 8.200 BOPD atau 102% dari target. Keberhasilan pemboran sumur LBK-15 memberikan tambahan 1186 BOPD dan well intervention PMB-33 menambah 314,79 BOPD. Produksi Prabumulih Field saat ini manjadi dikisaran 9514 BOPD.

"Hal ini tidak terlepas dari doa dan support semua pihak, baik stakeholder dan juga masyarakat sekitar," ujar Ndirga, Senin (10/8/2020).

Selanjutnya, di wilayah kerja Pertamina EP Asset 3 Jatibarang Field dan Subang Field berhasil mengupayakan peningkatan produksi melalui program well intervention pada sumur ABG-02 dan BBS-04. Sumur ABG-02 yang merupakan wilayah kerja Pertamina EP Aset 3 Jatibarang Field  di Desa Jatimunggul Kecamatan Trisi Kabupaten Indramayu ini memberikan tambahan produksi minyak sebesar 346 BOPD. Selain itu, Jatibarang Field juga melakukan pengeboran sumur CMT-20 di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu pada awal 2020 dan berhasil mencapai produksi 582 BOPD.

Hari Widodo,FM Jatibarang Field, menyampaikan, di tengah deklinasi produksi yang tinggi, Jatibarang Field berusaha keras untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi, salah satunya dengan program well intervention dan pengeboran. Hal itu terbukti dari well intervention yang dilakukan pada sumur ABG-02 yang berhasil mencapai produksi minyak sebesar 346 BOPD. Sementara, pengeboran di CMT-20 berhasil mencapai produksi 582 BOPD untuk minyak dan 2 MMSCFD untuk gasnya.

"Dengan keberhasilan di atas, ke depan kami akan lebih masif lagi melakukan well intervention dan pengeboran," ujarnya.

Sementara itu, program well intervention yang dilakukan pada sumur BBS-04 yang merupakan wilayah kerja Pertamina EP Aset 3 Subang Field  di Desa Tegalsawah, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang juga berhasil menambahkan produksi sebesar 700 BOPD dan gas sebesar 1 MMSCFD.

Pertamina EP Asset 2 hingga 31 Juli 2020 mencatatkan hasil produksi minyak sebesar 17572 BOPD dan gas sebesar 328.86 MMSCFD. Selain itu, Pertamina EP Asset 3 dengan wilayah kerja Tambun Field, Subang Field dan Jatibarang Field, mencatatkan produksi minyak sebesar 14062 BOPD dan gas sebesar 201.2 MMSCFD.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini