Pegadaian Tutup Sementara Kantor Wilayah Jakarta

Pegadaian Tutup Sementara Kantor Wilayah Jakarta Foto: Antara/Aprillio Akbar

PT Pegadaian (Persero) melakukan sterilisasi dan menutup sementara layanan di Gedung Kantor Wilayah VIII Jakarta, Jalan Senen Raya No 36 Jakarta Pusat. Tindakan ini dilakukan Pegadaian untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sekretaris Perusahaan Pegadaian Amoeng Widodo mengatakan penutupan sementara layanan Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 dilakukan sejak 7-9 Agustus 2020. Setelah itu, 10-14 Agustus 2020, kantor menetapkan sistem bekerja dari rumah (work from home atau WFH) bagi seluruh karyawan.

"Kami terus memastikan protokol kesehatan di seluruh kantor cabang kami, khususnya di Kantor Wilayah VIII Jakarta. Hal ini kami lakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh karyawan dan nasabah kami," ujar Amoeng kepada wartawan.

Baca Juga: Pegadaian: Harga Emas Naik, Jaminan Emas Juga Naik

Amoeng menjelaskan Pegadaian selalu memprioritaskan kesehatan dan keselamatan, khususnya seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan pelat merah itu.

"Belum lama ini kami melakukan rapid test massal di Kantor Pusat sebagai upaya membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja dan di tengah masyarakat," tuturnya.

Selain rapid test bagi karyawan, Pegadaian secara konsisten menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Mulai dari penyemprotan disinfektan di seluruh ruang kerja selama tiga hari berturut-turut, penggunaan masker, pengukuran suhu tubuh, serta menyediakan hand sanitizer.

Sebelumnya, Pegadaian telah menutup sementara operasional 394 dari 748 cabang/unit layanan di kawasan DKI Jakarta akibat kondisi pandemi Covid-19. Sementara itu, 354 kantor cabang/unit lainnya di Jakarta tetap melakukan layanan dengan jam operasional terbatas, dari pukul 09.00-14.00 WIB.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini