Enaknya Jadi Karyawan Facebook, WFH Malah Dikasih Uang Tambahan

Enaknya Jadi Karyawan Facebook, WFH Malah Dikasih Uang Tambahan Foto: Facebook

Ikuti jejak GoogleFacebook juga memperbolehkan karyawannya kerja dari rumah (WFH) hingga Juli 2021 akibat pandemi virus corona.

"Berdasarkan panduan dari ahli kesehatan dan pemerintah, serta keputusan yang diambil dari diskusi internal kami tentang masalah ini, kami mengizinkan karyawan untuk terus bekerja secara sukarela dari rumah hingga Juli 2021," kata juru bicara Facebook.

Facebook juga mengatakan akan memberikan tunjangan kepada karyawannya sebesar 1.000 dolar AS atau sekitar Rp14,6 juta. Uang tambahan itu untuk keperluan kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga: Siap-Siap! Facebook dan TikTok Juga Wajib Bayar Ppn 10% Mulai ...

Akhir Juli 2020 lalu, Google mengumumkan memperpanjang masa WFH karyawannya hingga akhir Juli 2021.

Kedua raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini memiliki kantor pusat di sejumlah kota seluruh dunia.

Facebook memang tak mewajibkan karyawannya bekerja di kantor. Namun, bagi mereka yang memilih datang harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker dan jaga jarak.

Berbeda dengan Twitter, perusahaan ini membebaskan karyawannya bekerja dari rumah selamanya jika mereka mau.

Baca Juga: Soal Gerakan Boikot, Facebook Tak Rugi, yang Kena Sial Malah ...

Juru bicara Facebook tidak menanggapi apakah karyawannya bisa bekerja dari rumah secara permanen. Tetapi perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg ini belum siap menerapkan WFH secara permanen.

Facebook telah melengkapi kembali pendekatannya ke kantor fisik setelah pandemi Covid-19, bahwa akan mendirikan pusat perusahaan baru di beberapa kota AS seperti Denver, Dallas dan Atlanta.

CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan bahwa selama dekade berikutnya setengah dari perusahaan dapat bekerja sepenuhnya dari jarak jauh.

Namun, dia tidak mengatakan jenis pekerjaan apa saja yang bisa bekerja dari jauh.

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini