Ngeri! China Pamer Senjata yang Bisa Buat Kapal Induk AS Hancur

Ngeri! China Pamer Senjata yang Bisa Buat Kapal Induk AS Hancur Foto: Getty Images/Kevin Frayer

Tiongkok dikabarkan telah memamerkan rudal yang dijuluki 'pembunuh kapal induk' atau aircraft carrier killers setelah Amerika Serikat (AS) mengirim kapal USS Nimitz dan USS Ronald Reagan ke perairan sengketa Laut China Selatan.

Salah satu rudal tersebut terdapat satu peringatan yang bertuliskan 'jangan meremehkan kami'.

Ketika AS mengirim kapal di perairan sengketa tersebut, pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) baru-baru ini meluncurkan rudal balistik DF-26 anti-kapal jarak menengah yang bisa dilengkapi dengan hulu ledak nuklir.

Media pemerintah Global Times melaporkan rudal balistik DF-26 mampu menyerang target yang bergerak di laut. "Para ahli memuji langkah tersebut sebagai demonstrasi tekad Tiongkok untuk menjaga kedaulatan nasional," demikian laporan Global Times.

Baca Juga: AS Klaim Luncurkan Rudal Antarbenua yang Aman ke Pasifik

Pasukan Roket PLA baru-baru ini memulai latihan konfrontasi lintas regional, bermanuver melalui hutan dan menstimulasikan serangan kimiawi dalam kendaraan rudal yang disamarkan untuk menghindari pendeteksian satelit.

Laporan tersebut mengutip dari CCTV yang menyatakan bahwa latihan roket itu untuk mengasah kemampuan reaksi cepat Pasukan Roket.

Pada tahun 2018, juru bicara Departemen Pertahanan Tiongkok, Kolonel Wu Qian mengatakan rudal DF-26 ditugaskan ke dalam Rocket Force, yang dapat dilengkapi dengan muatan nuklir atau konvensional serta mampu meluncurkan serangan presisi pada target darat, maupun kapal besar di laut.

Baca Juga: Rudal China Tembak Jatuh Pesawat-pesawat Musuh

Sementara itu, seorang ahli militer Tiongkok bernama Song Zhongping mengatakan AS harus memahami bahwa PLA tidak seperti pada tahun 1995 atau 1996.

"Tiongkok memiliki kemampuan untuk membuat AS kehilangan kapal induknya, dan ini adalah penghalang utama yang harus ditunjukkan, dan dapat menunjukkan tekad kuat Tiongkok dalam menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial," kata dia.

Rudal DF-26 memiliki jangkauan sekitar 4.500 kilometer yang bisa menjangkau fasilitas militer AS di Guam, Darwin (Australia) dan wilayah luar Inggris, Diego Garcia.

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini