Babak Belur, Jerman dan Prancis Ogah Beli Senjata AS Lagi

Babak Belur, Jerman dan Prancis Ogah Beli Senjata AS Lagi Foto: Foto/Istimewa

Rupanya posisi Amerika Serikat sebagai pedagang alat perang kian babak belur. Sudah mulai banyak negara yang ogah membeli produk senjata dari Negeri Paman Sam.

Yang terbaru, Jerman dan Prancis menyatakan tak lagi mau membeli senjata dari Amerika dan mengakhiri ketergantungan teknologi alat perang dari negeri agresor itu.

Baca Juga: Analis Sebut AS Terindikasi Coba Cegah Israel Caplok Tepi Barat

Keputusan Jerman dan Prancis putus hubungan dagang senjata dengan Amerika dimuat dalam laporan koran Jerman, Wlet am Sonntag, dikutip Senin (3/8/2020).

Jerman dan Prancis akan memproduksi senjata sendiri buatan Eropa. Kedua negara ini tak mau lagi tekanan dalam mengekspor senjata keluar negeri, seperti yang mereka alami selama bergantung pada produk senjata Amerika.

Selama ini Amerika menggunakan cara keras agar negara-negara Eropa terikat dalam monopoli dagang senjata mereka. Amerika menggunakan Peraturan Lalu Lintas Internasional (ITAR) untuk mengendalikan perdagangan senjata di Eropa. Dengan landasan hukum itu, Amerika dengan mudahnya memblokir ekspor senjata Eropa ke negara lain.

Dengan keputusan ini, Jerman dan Prancis melalui pabrikan senjata lokal mereka akan menghapuskan teknologi Amerika dan memproduksi helikopter, jet tempur dan senjata serbu untuk militer Jerman. Dan ITAR tak berlaku lagi bagi negara Eropa.

"Tanpa ITAR dan sistem peraturan AS lainnya, Eropa mendapat lebih banyak kebebasan dalam siapa yang memasok dengan produk militer," kata Florent Chauvancy, direktur penjualan Departemen Mesin Helikopter dari pabrikan Prancis Safran.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini