Ganjil-Genap Berlaku Lagi, Orang PSI: Mungkin Pak Anies Lelah

Ganjil-Genap Berlaku Lagi, Orang PSI: Mungkin Pak Anies Lelah Foto: Sufri Yuliardi

Kebijakan Pemprov DKI Jakarta untuk memberlakukan ganjil-genap kembali di tengah COVID-19 mengundang pertanyaan dari Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Anthony Winza.

Dia menilai kebijakan tersebut kontraproduktif dengan penanganan pandemi Covid-19. Dinas Perhubungan DKI beralasan kebijakan ganjil genap diberlakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Pasalnya, volume lalu lintas meningkat mendekati normal (dibandingkan dengan kondisi lalu lintas pada Februari 2020 sebelum diberlakukan PSBB).

“Kebijakan ganjil genap bertujuan mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum. Namun, di masa pandemi Covid-19 transportasi umum memiliki risiko tinggi. Karena itu, kebijakan ganjil genap justru akan meningkatkan penyebaran virus," ujarnya dalam siaran tertulisnya, Minggu (2/8/2020).

Baca Juga: Anies Sesumbar Kapasitas Lab DKI Jakarta 4 Kali Lipat Standar WHO

Baca Juga: Ganjil Genap Diberlakukan Lagi, Transjakarta Siap Tambah Armada

Berdasarkan data Satgas Covid-19 hingga 31 Juli 2020, di Jakarta terdapat 21.339 kasus. Selama seminggu terakhir rata-rata jumlah kasus sekitar 400 orang per hari. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pada masa PSBB sekitar 100 orang per hari.

Anthony menduga kebijakan ganjil genap hanya memikirkan transportasi, namun mengabaikan kesehatan masyarakat. Dia menyarankan agar Pemprov DKI mempertimbangkan kepentingan yang lebih besar bukan berpikir secara sektoral.

“Di tengah pandemi begini buat apa memaksakan ganjil genap. Mungkin Pak Anies lelah dan bingung hingga akhirnya mengeluarkan kebijakan yang saya rasa bertentangan dengan logika akal sehat,” katanya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini