Dijagokan Jadi Kapolri, Sayang Kabareskrim Digoyang Isu Agama

Dijagokan Jadi Kapolri, Sayang Kabareskrim Digoyang Isu Agama Foto: WE

Pamor Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo lagi naik daun. Listyo banyak dijagoin jadi Kapolri setelah sukses menangkap Djoko Tjandra. Sayangnya, jalan tersebut tidak terlalu mulus. Listyo digoyang isu agama.

Salah satu yang menjagokan Listyo jadi Kapolri adalah Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. "Saya mengatakan dia (Kabareskrim) layak menjadi Kapolri," ujar Boyamin di Jakarta, kemarin.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Pusat Studi Politik & Keamanan (PSPK) Unpad, Muradi. Menurutnya, penangkapan Djoko Tjandra dinilai menjadi modal kuat bagi Listyo untuk menggantikan Jenderal Idham Azis yang pensiun awal tahun mendatang. "Penangkapan itu membuka pintu bagi Komjen Listyo," tuturnya.

Baca Juga: Mahfud Preteli Dosa-dosa Djoko Tjandra, Harus Dihukum Berat!

Apalagi, kalau dalam kasus Djoko Tjandra ini, Listyo berani mengusut tuntas. Di antaranya, mengusut keterlibatan para jenderal polisi dalam skandal Djoko Tjandra. "Kalau bisa, jelas itu karpet merah baginya menuju jabatan Kapolri," tandas Muradi. 

Senator asal Bangka Belitung Alexander Fransiscus juga menilai Listyo layak untuk menduduki jabatan Trunojoyo I. Selain berhasil menangkap Djoko Tjandra, bagi warga Babel, Listyo punya jasa dalam melakukan perbaikan tata kelola pertambangan timah yang beberapa waktu dilaporkan lantaran adanya praktik kartel dan monopoli.

"Sekarang sudah mulai ke arah perbaikan di sini. Ini menjadi catatan kami di sini," ungkap Alex.

Sayangnya, jalan Listyo menuju kursi Kapolri diperkirakan tidak begitu mulus. Eks ajudan Presiden Jokowi ini bakal digoyang isu agama. Mengingat, jenderal bintang tiga itu seorang Nasrani.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini