Pasar Tradisional Diklaim Rada Aman, Faktanya...

Pasar Tradisional Diklaim Rada Aman, Faktanya... Foto: Sufri Yuliardi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengklaim, penularan di area pasar saat ini sudah lebih aman. Sebab, kini telah rutin dilakukan pemeriksaan Covid-19. Faktanya?

"Sesudah kita melakukan testing masif, kemudian rutin mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan. Sekarang tempat itu (pasar) menjadi relatif lebih aman," ungkapnya, dalam rekaman yang disebarkan Humas Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga: Tawarkan Ragam Kelebihan, Skincare Korea Masuk Pasar Indonesia

Meski diklaim aman, pemeriksaan massal di pasar-pasar akan terus dilakukan. Supaya penularan Covid-19 bisa semakin terkendali. Menurut Anies, kini Pemprov DKI Jakarta mampu melakukan 9.800 tes setiap harinya untuk mencari pasien positif Covid-19 dan segera mengisolasinya.

"Ini yang akan kita lakukan terus. Kita berharap, ke depan, makin cepat kita mengendalikan penularannya," harap bekas Mendikbud ini.

Tetapi faktanya, tiga pedagang Pasar Pelita Tanjung Priok, Sungai Bambu, Jakarta Utara, terpapar virus mematikan tersebut.

Akhirnya, pasar rakyat ini pun ditutup selama tiga hari dari Sabtu hingga Senin (3/8/2020). Kemudian dilakukan penyemprotan disinfektan.

Lurah Sungai Bambu, Sumarno mengatakan, ketiga pedagang dinyatakan positif setelah menjalani swab test yang dilakukan tim medis Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini