Cek Kelaikan Helikopter Serbu, Jenderal Andika Dapat Laporan...

Cek Kelaikan Helikopter Serbu, Jenderal Andika Dapat Laporan... Foto: Sufri Yuliardi

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa bersama jajaran petinggi TNI AD melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kelaikan Angkatan Darat (Kepala Dislaikad), Brigjen TNI Gunung Saramoro. Pertemuan itu untuk membahas laporan hasil pemeriksaan kelaikan 39 helikopter Skadron-11/Serbu Puspenerbad.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dislaikad Brigjen Gunung Saramoro mengatakan, bahwa sejumlah tahapan telah dilaksanakan dalam rangka pemeriksaan kelaikan. Mulai dari dokumen hingga uji terbang.

Baca Juga: Kasus Secapa AD, KSAD Komen: Kita Optimis dan Yakinkan Diri

“Pelaksanaaan pemeriksaan kelaikan oleh Dislaikad dilakukan untuk 39 helikopter milik Puspenerbad, adapun tahapan yang dilakukan, verifikasi dokumen, conformity atau pencocokan data lalu dilaksanakan uji terbang yang hasilnya akan dituangkan dalam checklist yang telah disusun berdasarkan flight manual dan maintenance manual yang dikeluarkan oleh pabrik,” kata Saramoro dalam keteranganya di Jakarta, baru-baru ini.

Mendengar hal itu, KSAD Jenderal Andika mengatakan, bahwa pemeriksaan kelaikan helikopter Puspenerbad guna memperbaiki standarisasi penerbangan sangat lah penting.

Dengan begitu diharapkan dapat memperbaiki standarisasi penerbangan dengan meningkatkan performa dan memperkecil resiko.

“Pemeriksaan kelaikan helikopter milik puspenerbad harus dilakukan untuk seluruh unit,” ujar Andika.

Andika menekankan, jika dalam pemeriksaan kelayakan helikopter ini dibutuhkan menggandeng teknisi khusus maka dirinya mempersilahkan. Dikarenakan pemeriksaan kelaikan ini sangat penting dan akan menjadi prioritas.

“Kalau memang diperlukan insentif untuk teknisi laporkan, ini harus menjadi prioritas,” tegas Andika.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini