Vietnam Berduka Catat Kematian Pertama Akibat Virus Covid-19

Vietnam Berduka Catat Kematian Pertama Akibat Virus Covid-19 Foto: Sufri Yuliardi

Vietnam memastikan kematian pertama terkait virus corona (Covid-19) hari ini. Kematian yang terjadi enam bulan setelah negara tersebut mendeteksi kasus infeksi pertama pada 23 Januari.

Menurut Kementerian Kesehatan Vietnam, korban meninggal adalah seorang pria berusia 70 tahun yang sudah menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Da Nang sejak 9 Juli lalu. Sang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru pada 27 Juli. 

Baca Juga: Covid-19 Akhirnya Renggut Nyawa Pertama Kalinya di Negara Ini

Baca Juga: Obama Tiba-Tiba Serang Donald Trump: Pemerintah yang Terkutuk!

Vietnam telah menutup Da Nang untuk turis setelah 15 kasus baru virus corona yang ditransmisikan secara lokal tercatat di sana, yang pertama di negara itu sejak April. Wisatawan tidak dapat memasuki kota selama 14 hari dan hingga 80.000, yang sebagian besar pengunjung domestik, harus diterbangkan pulang.

Danang adalah kota wisata resort menjadi tempat kemunculan kembali Covid-19 itu setelah Vietnam mencatat 100 hari nihil Covid-19. 

Kasus kematian ini menjadi pukulan berat bagi Vietnam, yang selama enam bulan terakhir berhasil menekan angka kasus infeksi virus corona tanpa satupun korban meninggal. Bahkan negara di Asia Tenggara itu akan kembali ke kehidupan normal alias back to normal daripada kebanyakan negara yang dalam kondisi new normal.

Vietnam pertama kali melaporkan kasus virus corona pada 23 Januari lalu. Saat itu, dua kasus terkonfirmasi secara bersamaan dan langsung negara itu tangani dengan cepat.

Baca Juga: Waduh, AS Teken Kesepakatan Ini dengan Vietnam, Soal Apa?

Vietnam kini bergulat dengan kasus baru wabah tersebut setelah selama berbulan-bulan berhasil membendungnya. Pihak berwenang pada hari ini melaporkan 45 kasus baru virus corona. Angka itu merupakan lonjakan terbesar harian di Vietnam dan menjadikan jumlah total kasus Covid-19 di negara itu 509.

Segera setelah tambahan kasus virus corona, Kementerian Kesehatan Vietnam langsung mengirimkan lebih banyak pakar kesehatan ke Da Nang untuk mencegah penyebaran. Mengutip Reuters, para pasien baru tersebut berusia antara 27 tahun dan 87 tahun, yang menunjukkan besarnya potensi penularan pada berbagai rentang usia.

Beberapa ahli menyebutkan, Vietnam mungkin terlena dengan keberhasilan mereka dalam menangani wabah beberapa waktu lalu. Protokol penanganan virus corona di negara itu dilonggarkan. 

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini