Diplomat AS: Jika Gandeng Huawei, Brasil Bakal Hadapi Konsekuensi

Diplomat AS: Jika Gandeng Huawei, Brasil Bakal Hadapi Konsekuensi Foto: Huawei

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Brasil, Todd Chapman menilai, Brasil akan mendapat konsekuensi jika komponen Huawei benar-benar masuk ke jaringan 5G-nya.

Chapman sendiri merujuk pada masalah gagalnya China dalam melindungi kekayaan intelektual. Lebih lanjut, pemerintah AS akhirnya membatasi peran Huawei dalam peluncuran teknologi 5G di Amerika Latin; sebab pihaknya menuduh China sebagai mata-mata pemerintah China, Huawei membantah itu berkali-kali.

"Brasil tak akan mendapat balasan karena memilih Huawei, tetapi dapat menghadapi konsekuensi," ujar Chapman, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (30/7/2020).

Baca Juga: Meski Kena Sanksi AS, Huawei Mantap Salip Samsung di Bisnis ...

Baca Juga: Kasus PS Store: Bukti Masih Ada Ponsel BM, Negara Rugi Hingga ...

Chapman menambahkan, Lembaga Pengembangan Finansial Internasional AS telah menyiapkan 60 miliar dolar AS untuk mendukung negara sekutu yang memilih vendor infrastruktur telekomunikasi yang terpercaya.

Ia menambahkan, "tiap keputusan dari suatu negara memiliki konsekuensi. Yang kami lihat, konsekuensi yang kami lihat saat ini ialah perusahaan yang terlibat dalam kekayaan intelektual takut berinvestasi di negara-negara yang tak melindungi kekayaan intelektual."

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro bulan lalu berujar, penyebaran 5G mesti memenuhi persyaratan kedaulatan nasional serta informasi dan keamanan data. Sikapnya terhadap China tak begitu abrasif.

Lebih lanjut, eksekutif Huawei menyebut, Brasil berpotensi mengalami penundaan peluncuran jaringan 5G dan mengeluarkan biaya lebih tinggi jika mengikuti seruan AS untuk memblokir teknologinya.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini