Back to Office Workforce Planner, Cara Aman Kerja di Kantor

Back to Office Workforce Planner, Cara Aman Kerja di Kantor Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Pandemi Covid-19 telah mengubah dinamika manajemen tenaga kerja perusahaan. Saat pemerintah melonggarkan berbagai pembatasan terkait PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dan para karyawan mulai kembali bekerja di kantor, muncul tantangan baru yang dihadapi perusahaan terkait panduan dimulainya kembali kegiatan bekerja, penerapan jarak aman, pengendalian di perbatasan negara/wilayah dan anjuran terkait perjalanan ke satu negara/wilayah.

Keselamatan kerja sangat penting, baik untuk karyawan, mitra maupun pelanggan. Dassault Systèmes, perusahaan 3DEXPERIENCE memberikan solusi dari portofolio Back to Office Workforce Planner untuk mengatur karyawan yang kembali bekerja di kantor. 

Dalam keterangan tertulisnya dijelaskan, Back to Office Workforce Planner membuat perencanaan berdasarkan okupansi kantor yang diinginkan, dengan pendekatan bertahap, mulai dari okupansi kantor sebesar 25% dan perlahan meningkat menjadi 50%, sebelum semua karyawan kembali ke kantor beberapa bulan dari saat ini. Shift kantor dibuat dan diterapkan untuk para karyawan.

Back to Office Workforce Planner adalah versi sederhana dari DELMIA Quintiq Workforce Planner, yang mencakup seperangkat tool untuk membuat perencanaan dan mengoptimalkan karyawan di sektor pemerintahan, layanan publik, bandar udara, korporasi dan pabrik, di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Back to Office Workforce Planner sudah digunakan di kantor-kantor Dassault Systèmes di Australia, Malaysia dan Singapura, dan segera digunakan di Jepang dan India. Penggunan planner di negara-negara lainnya seiring dengan para karyawan kembali mulai bekerja di kantor. 

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini