Dinasti Politik Jokowi Itu Terdiri dari Anak-Mantu, Ipar Bukan

Dinasti Politik Jokowi Itu Terdiri dari Anak-Mantu, Ipar Bukan Foto: Antara/Maulana Surya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang iparnya, Wahyu Purwanto, nyalon di Pilkada Gunungkidul. Jokowi hanya merestui anaknya, Gibran Rakabuming Raka, dan mantunya, Bobby Nasution, maju di Pilkada Solo dan Medan.

Apakah keputusan ini terkait maraknya penolakan dinasti politik? Ataukah buat Jokowi, kalau merestui iparnya bisa jadi disebut dinasti politik, sementara untuk anak dan menantunya tidak?

Jokowi sendiri yang meminta langsung suami dari adik perempuannya, Iit Sriyantini, itu mundur dari pencalonannya sebagai Bupati Gunungkidul. Jokowi juga meminta Ketua Umum NasDem Surya Paloh agar tak memberikan rekomendasi ke adik iparnya itu. 

Kabar tersebut dibenarkan Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate. Menurut dia, Jokowi langsung berbicara dengan Surya Paloh terkait pencalonan Wahyu.

“Akhirnya Pak Surya Paloh tidak melanjutkan pencalonan Pak WP dalam Pilkada Gunungkidul,” katanya, kepada wartawan, kemarin.

Baca Juga: Dinasti Politik Jadi Sorotan, Zulhas: Salahnya Itu di Mana?

Menurut Johnny, NasDem telah menyiapkan strategi pemenangan dan tim sukses serta relawan untuk Wahyu. Tim bernama Ponco Manggolo itu juga sudah bekerja di akar rumput.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini