Spanduk Habib Rizieq Dibakar Massa, Munarman Marah-Marah

Spanduk Habib Rizieq Dibakar Massa, Munarman Marah-Marah Foto: Sufri Yuliardi

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman, angkat bicara terkait beredarnya video sejumlah massa yang berupaya membakar spanduk wajah Habib Rizieq Shihab namun gagal. Dia mengklaim sudah tahu siapa yang menyuruh mereka.

"Kami tahu siapa yang menyuruh mereka. Mereka jelas antek-antek rezim anti-Islam," kata Munarman pada Selasa, 28 Juli 2020.

Baca Juga: Massa Mau Bakar Poster Habib Rizieq Shibab, PA 212 Meradang

Oleh karena itu, Munarman mengimbau kepada seluruh umat Islam khususnya anggota FPI agar mewaspadai adanya gerakan-gerakan yang ingin memecah-belah persatuan umat dan bangsa.

"Kami sudah antisipasi dari segala sudut. Umat Islam tetap siap siaga ganyang kaum komunis anti-agama," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, video gagalnya massa membakar poster wajah Habib Rizieq itu diunggah akun Twitter Neng Anyar pada Senin malam, 27 Juli 2020. Terlihat, poster Habib Rizieq dibentangkan dengan ukuran yang besar.

Kemudian, ada pria yang membawa jeriken untuk mengguyurkan minyak ke spanduk tersebut. Usai diguyur minyak tanah, ada pria lain pakai baju merah dan topi berupaya membakar spanduk wajah Habib Rizieq. Upaya tersebut tidak berhasil meski api sempat menyala tapi langsung padam.

Ketika api berkobar, massa pun bergembira sambil melontarkan kalimat-kalimat yang diduga provokatif. Tapi, ketika api padam, massa langsung terdiam. Akhirnya, mereka memukuli spanduk tersebut pakai bambu dan menyobeknya.

Di tengah massa merobek-robek spanduk wajah Habib Rizieq, ada seorang wanita yang memakai baju putih berorasi.

"Hancurkan Habib Rizieq. Rizieq Shihab tukang jualan minyak wangi yang mengaku Habib. Maka harus dibumihanguskan," teriak perempuan baju putih yang dikutip pada Selasa, 28 Juli 2020.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini