Pangkalan Militer AS Ini Lolos dari Bencana Alam, Ternyata...

Pangkalan Militer AS Ini Lolos dari Bencana Alam, Ternyata... Foto: CBC.ca

JBPHH terus mengoperasikan Pusat Operasi Daruratnya untuk memantau Badai DOUGLAS dan memastikan keselamatan dan keamanan personel pangkalan.

Prediksi lonjakan badai saat ini tidak diharapkan untuk menjamin keluarga akan dipesan untuk evakuasi pada saat ini. Namun, bagi keluarga-keluarga yang ingin tinggal di tempat penampungan selama badai, itu akan dibuka pada siang hari hari ini. Personil harus berada di penampungan sebelum jam 3 malam. Hunian ini memiliki kapasitas maksimal 156 orang dengan persyaratan COVID-19.

Semua personil sangat dianjurkan untuk berlindung di tempat di rumah jika memungkinkan. Personil harus tetap berada di dalam ruangan, di luar jalan, dan sangat berhati-hati selama jam-jam puncak badai.

Personel pangkalan harus waspada terhadap pohon-pohon tumbang atau puing-puing. Untuk melaporkan bahaya langsung ke properti, jalan atau utilita. Meskipun terlihat adanya badai, penduduk tetap harus tinggal di dalam.

Hindari daerah banjir untuk kontaminasi air cokelat. Setelah badai, penduduk harus berhati-hati dari kontak dengan kontaminasi residu yang mungkin tetap di tanah selama beberapa waktu.'

Memang sangat wajar pangkalan militer Amerika itu sangat ketakutan akan kehadiran Badai Douglas. Sebab terjangan badai diyakini mampu memporakporandakan markas militer bersejarah itu.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini