Awas, Indonesia Duduki Peringkat 9 Kasus Corona Terbanyak di Asia

Awas, Indonesia Duduki Peringkat 9 Kasus Corona Terbanyak di Asia Foto: Reuters/China Daily

Pandemi virus corona baru (Covid-19) yang merebak di seluruh dunia masih belum membaik. Virus yang pertama kali muncul pada Desember 2019 lalu tersebut sudah menyebar ke 213 negara.

Adapun beberapa negara masih mencatatkan peningkatan kasus yang signifikan. Dikutip dari laman World O Meters, per Senin (27/7/2020) pagi, secara global terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 204.259 orang.

Baca Juga: Ketakutan, Kim Jong-un Langsung Isolasi Penuh Kota Ini

Maka, total keseluruhan kasus di dunia hingga saat ini mencapai angka 16.393.462.

Kasus kematian akibat Covid-19 juga sudah tercatat hingga 651.503 korban jiwa, dengan 10.029.180 orang di antaranya dinyatakan sudah sembuh.

Amerika Serikat (AS) masih tercatat sebagai negara yang memiliki pasien positif Covid-19 terbanyak, dengan tambahan kasus pagi ini sebanyak 49.787 orang.

Dengan begitu, akumulasi kasus keseluruhan yang terkonfirmasi di AS berubah menjadi 4.365.496 orang, dengan 2.085.165 di antaranya sudah kembali pulih.

Negeri Paman Sam juga menjadi mencatat kematian akibat Covid-19 terbanyak di dunia, yakni mencapai 149.772 korban jiwa.

Kemudian Brasil menduduki peringkat kedua dengan mencatat tambahan kasus baru sebanyak 22.657 orang, sehingga kini total keseluruhannya mencapai angka 2.419.091. Brasil juga mencatat 87.004 kematian, dan pasien sembuh sebanyak 1.634.274 orang.

Lalu negara di Benua Asia, yakni India tercatat sebagai pemilik kasus Covid-19 terbanyak ketiga di dunia. Pada Senin pagi ini, India mencatat kasus baru sebanyak 50.525 orang, sehingga akumulasi kasus keseluruhannya menjadi 1.436.019, dengan 918.735 di antaranya sudah dinyatakan negatif dari Covid-19.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini