Bos Barcelona Akhirnya Buka Suara Soal Rencana Messi ke Inter

Bos Barcelona Akhirnya Buka Suara Soal Rencana Messi ke Inter Foto: Istimewa

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu membantah bintangnya, Lionel Messi, akan bergabung dengan Inter Milan musim depan. Bartomeu juga mengakui bahwa pembicaraan tentang rencana merekrut striker Inter, Lautaro Martinez, macet.

Barcelona sangat tertarik mendatangkan Martinez ke Camp Nou. La Blaugrana ingin menjadikan pemain asal Argentina tersebut sebagai proyek jangka panjang menggantikan Luis Suarez yang tak lama lagi mungkin akan pensiun atau hengkang karena usianya yang tak muda lagi.

"Kami sudah bicara dengan Inter, tapi sekarang ini macet," kata Bartomeu kepada Mundo Deportivo dilansir dari Football Italia, Minggu (26/7/2020).

Baca Juga: Kasihan! Messi Kehilangan Dukungan Tim, Sekarang Berjuang Sendiri

Bartomeu menegaskan, timnya saat ini hanya fokus ke Liga Champions yang akan dimulai pada Agustus mendatang. Barcelona akan memainkan leg kedua melawan Napoli di Camp Nou 8 Agustus mendatang. Barca mengincar juara Liga Champions setelah gelar La Liga jatuh ke tangan Real Madrid.

Terkait isu kepindahan Messi, Bartomeu tak melihat Messi berencana memperkuat Inter Milan. Meskipun ada kabar bahwa ayah Messi sudah membeli rumah di Milan, Bartomeu tak yakin La Pulga, julukan Messi, akan hengkang.

Baca Juga: Dwigol Lukaku Bawa Inter Gasak Genoa 3-0

Masa depan Messi memang masih tanda tanya. Kontraknya akan berakhir kurang dari 12 bulan lagi. Namun hingga kini pemain dengan nomor punggung 10 itu belum memperpanjang kontraknya.

“Messi telah mengatakan pada beberapa kesempatan bahwa dia ingin pensiun di sini. Saya tidak ragu dia akan memperbarui kontraknya. Saya memiliki hubungan yang sangat dekat dengannya, seperti yang saya lakukan dengan semua kapten tim,” ujar Bartomeu menjelaskan.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini