Anies Baswedan: Kita Kerja Senyap dan Sunyi

Anies Baswedan: Kita Kerja Senyap dan Sunyi Foto: Sufri Yuliardi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut kerja menangani pandemi Covid-19 bukanlah kerja yang hasilnya bisa diperoleh dalam waktu singkat.

"Menangani pandemi Covid-19, hasilnya baru kelihatan nanti. Tidak sekali dua kali datang ke lokasi. Ini proses panjang dan kita harus jaga terus. Kita kerja senyap dan sunyi," kata Anies di webinar RM Insight, Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga: Anies Baswedan: Apakah Jakarta Aman? Tidak, Belum

Karenanya, Anies tidak takut apa yang orang katakan terhadap kebijakannya soal penanganan pandemi.

"Kita ingin menyelamatkan warga. Bukan menurunkan grafik. Tidak apa-apa (kasus) positif banyak. Langsung isolasi. Daripada sedikit, tapi masih menulari. Tidak apa-apa, saya tidak mau mengurangi testing untuk membentuk opini bahwa DKI sudah aman. Bahaya sekali itu kalau dilakukan. Saya tidak takut persepsi masyarakat," sebutnya.

Dikatakan Anies, bagi dirinya yang terpenting dari angka-angka dan data yang tersaji adalah kebenaran informasi.

"Angka positif, tidak mencerminkan realita. Lihat positive rate-nya. Bandingkan kita yang positif 200, tapi yang dites kan 10 ribu. Tentunya beda dengan yang positif 200, tapi cuma 1.000 yang dites," ujarnya.

Anies yakin apa yang dikerjakannya sesuai dengan ketentuan dan berdampak positif bagi warga Ibu Kota Jakarta.

"Kita tidak boleh takabur. Mudah-mudahan yang kita tempuh ini benar jalannya. Kalau dijalani dengan keyakinan untuk melindungi rakyat. Insya Allah, Allah tunjukkan jalan yang benar. Semoga, saat kita tengok ke belakang, syukur alhamdulillah, apa yang kita kerjakan sudah benar. Walau saat itu, kita dicitrakan sebaliknya," ungkap mantan Menteri Pendidikan Nasional ini.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini