Soal Pembakaran Jenazah, Anak Buah Tito Karnavian Jelaskan...

Soal Pembakaran Jenazah, Anak Buah Tito Karnavian Jelaskan... Foto: Antara/Moch Asim

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meluruskan penyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian soal teori terbaik jenazah Covid-19 untuk dibakar yang dikutip secara tidak utuh.

"Pernyataan Pak Menteri dipotong-potong, dikutip tak utuh oleh sebagian oknum media massa sehingga jadinya salah tafsir di masyarakat," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Bahtiar di Ambon, belum lama ini.

Baca Juga: Tito Karnavian: Daripada Bunuh Orang, Tembak Orang, Lebih Baik...

Secara utuh, dijelaskan Bahtiar, dalam Webinar Nasional Asosiasi FKUB Nasional yang diikuti secara virtual melalui aplikasi Zoom, Selasa (21/7/2020), Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa jenazah yang terinfeksi Covid-19 dapat dibakar untuk mematikan virusnya. Namun, keadaan itu disesuaikan dengan keyakinan ataupun aqidah masing-masing.

"Yang dikatakan Pak Menteri, secara teori baiknya jenazah covid dibakar agar virusnya juga mati. Namun, bagi yang muslim dan agama lain, ini tidak sesuai aqidah maka penatalaksanaannya dibungkus tanpa celah agar virus tidak keluar (menyebar) kemudian dimakamkan," jelasnya.

Dengan demikian, Bahtiar meminta polemik soal pernyataan ini diakhiri dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Sebab, pernyataan soal perlakukan terhadap jenazah yang terinfeksi Covid-19 dikembalikan pada protokol kesehatan dan penanganan sesuai keyakinan (aqidah) masing-masing.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini