Perhatian! Google Akan Wajibkan HP Android Punya RAM 2GB Mulai...

Perhatian! Google Akan Wajibkan HP Android Punya RAM 2GB Mulai... Foto: (Foto: 9to5google)

Meskipun ponsel-ponsel Android terbaru telah memiliki RAM yang tergolong besar, masih ada pula ponsel dengan harga kompetitif yang RAM-nya kecil.

Menurut dokumen yang baru-baru ini bocor, Google kabarnya akan mewajibkan semua smartphone Android harus memiliki setidaknya RAM 2GB mulai akhir tahun 2020.

Dikutip dari 9to5google, dokumen Android yang bocor dilaporkan oleh XDA mengungkapkan bahwa Google membuat beberapa perubahan pada perangkat dengan RAM rendah mulai dari Android 11.

Baca Juga: Kasus Pewaris Tahta Huawei: Pengacara Desak Hakim Tampilkan Bukti

Baca Juga: Pemboikot Iklan di Facebook: Setop Cari Cuan Pakai Kebencian!

Laporan itu menyebut mulai kuartal keempat tahun 2020, semua perangkat Android yang diluncurkan dengan Android 10 atau Android 11 akan diharuskan memiliki setidaknya RAM 2GB.

Peraturan ini berlaku pada perangkat Android 11 dan Android 10 yang diluncurkan setelah kuartal keempat tahun 2020.

Perangkat di bawah RAM 2GB yang sudah berada di pasaran harus beralih ke Android Go, tetapi akan tetap menjadi standar Android.

"Semua produk yang baru diluncurkan dengan Android 11, jika mereka memiliki RAM 2GB atau kurang, harus mengembalikan ActivityManager.isLowRamDevice () API, dan diluncurkan sebagai perangkat Android Go," tulis laporan XDA.

Apa artinya bocoran informasi ini bagi orang sebagai pembeli smartphone? Pertama, akan ada lebih banyak perangkat Android Go di pasaran.

Sebelumnya, Android Go ditujukan untuk perangkat yang berjalan dengan RAM kurang dari 1GB, tetapi bukan keharusan.

Kini perangkat RAM 2GB juga berarti akan lebih banyak smartphone Android Go akan terasa jauh lebih cepat, dan kemungkinan akan ada lebih banyak variasi dalam harga juga.

Secara khusus Google meningkatkan jumlah minimum pada Android Go dalam hal jumlah RAM.

Perangkat ini sebelumnya dapat diterima hanya dengan RAM 512MB. Android Go umumnya dimaksudkan untuk menjadi versi lite dari OS open-source Google.

Perubahan ini bertujuan untuk memastikan bahwa smartphone yang diluncurkan dengan perangkat keras yang sangat sederhana mendapatkan versi ringan.

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini