Inggris Boikot Huawei, 2 Operator Ini Dapat Durian Runtuh

Inggris Boikot Huawei, 2 Operator Ini Dapat Durian Runtuh Foto: REUTERS/Sergio Perez

Gegara larangan pemerintah Inggris terhadap penggunaan teknologi Huawei, para operator di negara itu jadi harus mengeluarkan belanja modal lebih tinggi.

Itu merupakan komentar dari Fitch Ratings, seperti yang Warta Ekonomi kutip pada Jumat (24/7/2020). Lebih lanjut, menurut perusahaan itu, ada sejumlah operator yang bakal kecipratan untung karena kebijakan tersebut.

"Profil keuangan BT dan Vodafone stabil, dapat mengakomodasi pengeluaran tambahan tanpa berdampak terhadap peringkat. Sementara, Nokia dan Ericsoon akan mendapat manfaat," kata Fitch Ratings.

Baca Juga: Habis Inggris, Jerman Mulai Kode Mau Ikut Boikot Huawei? Kata ...

Baca Juga: Gegara Boikot Iklan, Facebook Kehilangan Cuan Jutaan Dolar

Menurutnya, makin banyak perusahaan yang memboikot Huawei berarti semakin bertambah pula negara yang mempertimbangkan pemilihan vendor untuk jangka panjang. Sebab, perintah penghapusan terhadap komponen teknologi 5G Huawei bakal membuat operator kerepotan.

Menurut pemerintah, "biaya penghapusan peralatan 5G itu akan menelan sekitar 2 miliar poundsterling (sekitar Rp37,4 T) untuk seluruh industri."

Untuk operator BT saja, biaya itu sudah menyentuh angka 500 juta poundsterling. Jangka waktu tujuh tahun lah yang membuat biaya itu menjadi tinggi.

Belum lagi, penghapusan pemasok peralatan utama dari pasar domestik juga berisiko mengurangi persaingan dan menyebabkan tingginya harga bagi par akonsumen.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini