Bill Gates Bantah Teori Konspirasi yang Menuduh Dirinya

Bill Gates Bantah Teori Konspirasi yang Menuduh Dirinya Foto: Reuters/Simon Dawson

Miliarder Bill Gates membantah teori konspirasi yang menuduh dirinya ingin menggunakan vaksin corona untuk menanamkan alat pelacak pada manusia. Gates dengan yayasannya telah menyumbang jutaan dolar untuk penelitian vaksin corona beserta perawatannya.

Dilansir dari CNBC International di Jakarta, Jum'at (24/7/2020) Gates membantah pendapat dari survei Yahoo News/YouGov bahwa 23 persen orang dewasa di AS percaya teori konspirasi tentang Bill Gates.

Baca Juga: Vaksin Corona China Maju, Punyanya Bill Gates Terganjal Hukum

"Kita perlu mendapatkan kebenaran di luar sana. Saya harap ini akan mereda ketika orang mendapatkan fakta," ujar Gates seraya menambahkan bahwa dia ingin mengakhiri pandemi virus corona.

Hingga saat ini masih belum ada obat ataupun vaksin yang disetujui FDA untuk virus corona yang telah menginfeksi sekitar 15juta orang di seluruh dunia. Menurut WHO, hingga hari ini ada lebih dari 100 vaksin yang sedang dikembangkan dan 23 vaksin sudah dalam uji coba pada manusia.

Februari lalu Yayasan Bill dan Melinda Gates telah menyumbangkan USD100 juta (Rp1,4 miliar) untuk penelitian vaksin dan upaya pengobatan untuk virus corona. Pada bulan Juni, yayasan menjanjikan tambahan USD1,6 miliar (Rp23,4 triliun) untuk aliansi vaksin Gavi, sebuah organisasi yang berfokus pada upaya untuk mengimunisasi anak-anak di tengah pandemi coronavirus.

"Kami ingin memastikan bahwa kami tidak membuat orang meninggal hanya karena mereka tidak memiliki akses ke vaksin," kata Gates.

“Kami akan mendapatkan penawaran bagus untuk vaksin ini, dan kami membutuhkan dunia untuk mendapatkan penawaran bagus itu. Banyak perusahaan telah berkomitmen untuk itu.” tambah Gates.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini