75% UKM Indonesia Optimis Bisa Bangkit dengan Adaptasi Digital

75% UKM Indonesia Optimis Bisa Bangkit dengan Adaptasi Digital Foto: Unsplash/Rawpixel

HP Inc meluncurkan studi terbaru terkait para pelaku UKM di Asia-Pasifik, Survival to Revival, berdasarkan survei dari 1.600 pelaku UKM di delapan negara Asia.

Studi ini mengungkapkan bahwa lebih dari 50 persen pelaku UKM berharap untuk bertahan hidup dan berkembang dalam situasi pandemi. Mereka juga merasa bahwa transformasi digital akan menjadi bagian penting kebangkitan ini.

Diselesaikan pada Juni 2020, studi yang dilakukan di Australia, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Thailand, dan Vietnam ini memiliki beberapa temuan.

Baca Juga: Selama Pandemi, 57% UMKM Diserbu Lebih Banyak Pelanggan

Perusahaan yang paling percaya diri untuk bangkit melihat adaptasi digital sebagai hal yang sangat penting. Hampir 60% pelaku UKM di masing-masing negara menganggap adaptasi digital sebagai hal yang sangat penting atau esensial. 75% pelaku UKM di Indonesia dan 65% pelaku UKM di Thailand sangat peka terhadap kebutuhan ini dan percaya bahwa adaptasi digital sangatlah penting.

46% pelaku UKM di masing-masing negara mengharapkan pertumbuhan sebelum masa pandemi, tetapi angka itu turun drastis menjadi hanya 16%. India dan Vietnam adalah negara yang paling optimis dengan pertumbuhan pascapandemi, sedangkan Singapura, Jepang, dan Korea Selatan tidak terlalu optimis.

Hanya 6% dari para pelaku UKM yang mencatat peningkatan produktivitas di tempat kerja dibandingkan dengan periode sebelum Covid-19. Sementara 43% mencatat produktivitas yang lebih rendah.

Pandemi ini memperkuat kurangnya pola pikir digital dan keterampilan dalam UKM yang menghambat pertumbuhan dan memengaruhi hampir setengah dari para responden (44%).

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini