Inilah Para Peraih Indonesia Financial Top Leader Award 2020

Inilah Para Peraih Indonesia Financial Top Leader Award 2020 Foto: Sufri Yuliardi

Lembaga keuangan di seluruh dunia tengah menghadapi tantangan besar seiring dengan adanya pandemi Covid-19. Baik lembaga perbankan maupun sektor keuangan non-bank, semua tanpa terkecuali terkena imbasnya. Begitu juga di Indonesia.

Dari sisi permintaan (demand side), kondisi perekonomian masyarakat sangat terbebani dengan terpukulnya sektor-sektor utama penggerak perekonomian nasional, seperti sektor industri mikro, kecil dan menengah (UMKM), pariwisata, perhotelan, dan lain-lain.

Sementara dari sisi penawaran (supply side), lembaga keuangan perbankan dan non-bank turut kesulitan dalam menjalankan kinerja kredit dan pembiayaannya lantaran risiko default atau gagal bayarnya demikian besar.

Baca Juga: Apa Itu Refinancing?

Dengan kondisi di atas, keberlanjutan bisnis lembaga keuangan menjadi demikian berat. Namun demikian, roda perekonomian bagaimana pun harus terus berputar. Titik ekuilibrium baru dibutuhkan, salah satunya lewat restrukturisasi kredit bagi masyarakat dan nasabah kredit yang tengah kesulitan.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa laba bersih tahun berjalan institusi pembiayaan per April 2020 turun sebesar Rp929 miliar dibandingkan Maret 2020. Penyaluran dana bank juga turun, disertai dengan tekanan pada kondisi likuiditas perbankan meski sejauh ini masih dalam kondisi yang cukup stabil.

Kondisi lembaga asuransi juga tidak jauh berbeda. Pendapatan premi asuransi jiwa tercatat turun menjadi minus 13,8 persen per Maret 2020. Hal ini mendongkrak ketidakpastian, yang jika terus melanda tanpa solusi untuk mengatasinya, maka makin sulit bagi perbankan dan industri keuangan non-bank untuk mempertahankan keberlanjutan bisnisnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini