Buntut Masalah Huawei, China Ancam 'Serang' Bisnis Nokia-Ericsson

Buntut Masalah Huawei, China Ancam 'Serang' Bisnis Nokia-Ericsson Foto: TechCrunch

China sedang berpikir meluncurkan serangan balasan terhadap produsen alat telekomunikasi milik Nokia dan Ericsson, jika Uni Eropa memilih memihak Amerika Serikat (AS) dalam perang teknologi yang sedang berlangsung.

Mengutip narasumber dari Reuters, Selasa (21/7/2020), Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, Nokia dan Ericsson bakal menjadi target balas dendam--jika Huawei masih dalam status 'diblokir' di Uni Eropa.

"Kementerian Perdagangan China sedang mencari kontrol ekspor yang bakal mencegah Nokia dan Ericsson mengirim produk rakitannya di China ke negara lain," lapor WSJ.

Baca Juga: Inggris Plin-Plan Soal Huawei, Ternyata Ini Alasannya!

Baca Juga: 5 Situs Nonton Film Gratis dan Legal, Tak Bayar Kayak Netflix

Asal tahu saja, Ericsson dari Swedia dan Nokia dari Finlandia merupakan dua pemain yang menerima keuntungan besar dari pemboikotan Huawei.

Narasumber WSJ menyebut, "pembahasan itu bakal menjadi kemungkinan terburuk yang Beijing gunakan, jika saja negara-negara Eropa memilih memboikot pemasok China--seperti Huawei--dari jaringan 5G mereka.

Namun, sejauh ini Uni Eropa tak merekomendasikan larangan terhadap Huawei, tetapi telah merilis standar keamanan bagi para negara anggota ketika ingin memilih vendor pemasok jaringan 5G.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini