Susul UEA ke Mars, China Akan Luncurkan...

Susul UEA ke Mars, China Akan Luncurkan... Foto: Reuters/Shamil Zhumatov

Pada akhir Juli atau awal Agustus mendatang, roket Long March 5 milik China akan diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Wenchang China di Pulau Hainan, di Laut China Selatan. Roket ini akan membawa tiga robot penjelajah yang dirancang oleh badan antariksa China untuk menempuh perjalanan bersejarah ke Mars.

Dilansir dari CNET, misi ini dikenal sebagai Tianwen-1. Misi diambil dari puisi dengan nama yang sama dan diterjemahkan sebagai 'pertanyaan ke Surga'. China sangat tertutup tentang tonggak utama misi ini dan informasi sulit didapat.

Baca Juga: Apa Tujuan UEA Lakukan Misi Antarplanet ke Mars?

Lokasi Tianwen-1 akan diluncurkan telah diumumkan, tetapi detail tepatnya kapan masih menjadi misteri. Pada 14 Juli, China Daily melaporkan pesawat ruang angkasa telah diangkut ke fasilitas peluncuran siap untuk lepas landas. Tanggal yang diperkirakan 23 Juli telah lama diusulkan, tetapi tidak pernah dikonfirmasi.

Planet merah akan berada pada titik terdekatnya ke Bumi pada akhir Juli, sekitar 58 juta kilometer. Namun, Tianwen-1 masih harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mendarat di permukaan Mars sekitar April 2021.

Ini membutuhkan banyak akurasi navigasi dan pendaratan yang menakutkan ke permukaan. Seperti yang disadari AS dan Rusia, Mars terkenal pandai membunuh para penjelajah robot. Lebih dari 50 persen misi yang dikirim ke planet merah gagal. Misi China akan berusaha mencapai Mars dengan beberapa upaya.

"Tianwen-1 akan mengorbit, mendarat, dan melepaskan semua rover pada percobaan pertama, dan mengoordinasikan pengamatan dengan pengorbit. Tidak ada misi planet pernah dilaksanakan dengan cara ini," kata kepala ilmuwan misi dalam sebuah artikel pendek untuk jurnal Nature Astronomy pada 13 Juli.

Dengan tiga pesawat ruang angkasa menuju Mars, China berharap dapat memberikan survei global dan luas atas seluruh planet, sambil menggunakan rover untuk memeriksa lokasi di permukaan dengan minat ilmiah yang tinggi.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini