Ketegangan Meningkat, Inggris Tangguhkan Perjanjian Hong Kong Ini

Ketegangan Meningkat, Inggris Tangguhkan Perjanjian Hong Kong Ini Foto: Reuters

"Kami tidak akan mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali pengaturan itu, kecuali dan sampai ada perlindungan yang jelas dan kuat, yang dapat mencegah ekstradisi dari Inggris disalahgunakan di bawah undang-undang keamanan nasional yang baru," kata Raab sebagaimana dilansir Reuters.

Raab juga menegaskan bahwa pemerintah akan memperpanjang embargo senjata, yang telah diberlakukan dengan China sejak 1989, ke Hong Kong, menghentikan ekspor peralatan Inggris, seperti senjata api, granat asap dan belenggu, ke wilayah tersebut.

Langkah Inggris itu telah memicu kemarahan China yang menyebutnya sebagai “campur tangan brutal”. Beijing berjanji akan merespon dengan tegas jika Inggris menarik diri dari pengaturan ekstradisi tersebut.

Hubungan politik dan ekonomi antara Inggris dan China menjadi tegang dalam beberapa bulan terakhir.

Raab merujuk sejumlah ketegangan selama pidatonya, termasuk keputusan pemerintah Inggris untuk melarang perusahaan China, Huawei untuk mengoperasikan jaringan 5G negara itu.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini