OTG Bukan Berarti Hidup Normal-normal, Ini yang Mengerikan...

OTG Bukan Berarti Hidup Normal-normal, Ini yang Mengerikan... Foto: Sufri Yuliardi

Pasien virus corona atau COVID-19 yang tanpa gejala atau disebut asimtomatik alias Orang Tanpa Gejala (OTG) jangan dianggap sepele. Mereka para OTG tetap dapat mengalami kerusakan pada organ paru-parunya. Hal ini diungkapkan oleh Epidemolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman. 

Dikutip dari Viva, Dicky menyebut berdasarkan data yang ditemukan oleh dokter di Australia menunjukkan 67 persen OTG yang memeriksakan diri ke dokter memiliki potensi kerusakan paru. 

"Tidak bergejala bukan berarti tidak sakit. Data terakhir menunjukkan 67 persen dari tidak bergejala ini mengalami kerusakan di paru," kata Dicky.

Baca Juga: Ssttt! Bos Indofarma Bilang Vaksin Corona Dijual Awal Tahun Depan

Dicky menjelaskan, bahwa dari data 67 persen itu diketahui berdasarkan data dari pemeriksaan saturasi oksigen itu ditemukan tidak sengaja oleh dokter umum di Australia. Dijelaskan Dicky mereka (OTG) ini umumnya datang ke dokter umum bukan atas keluhan yang mengarah pada infeksi COVID-19 seperti batuk, atau demam. 

"Mereka datang umumnya ke dokter umum atas keluhan lain, misalnya keluhan kulit. Mereka diperiksa physical diagnonis lengkap salah satunya optimeter. Kelihatan saturasi oksigennya menurun akhirnya dokter ini curiga dan pertama melakukan foto thoraks, rontgen biasa, dari sini mulai kecurigaan mereka akhirnya lakukan tes jadi mereka foto thoraks," kata dia.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini