Habis Boikot Huawei, Inggris Cari Bantuan ke Negara . . . .

Habis Boikot Huawei, Inggris Cari Bantuan ke Negara . . . . Foto: Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian

Setelah memerintahkan penghapusan teknologi 5G Huawei pada 2027, pemerintah Inggris kini meminta bantuan Jepang dalam pengembangan jaringan telekomunikasi itu.

Itu merupakan langkah lanjut Inggris dalam menangani perang teknologi global di antara Amerika Serikat (AS) dan China.

"Inggris menunjuk NEC Corp dan Fujitsu Ltd sebagai pemasok alternatif potensial yang menggantikan Huawei," sebut Nikkei, seperti informasi yang Warta Ekonomi kutip dari Reuters, Senin (20/7/2020).

Baca Juga: Cara Pindahkan Data iPhone ke Android, Sekali Klik!

Baca Juga: Waspada! Pakar Temukan Trojan Baru yang Curi Data Aplikasi Bank

Inggris menemui perwakilan Jepang pada Kamis (16/7/2020), dua hari setelah memerintahkan penghapusan teknologi Huawei dari jaringan 5G negara.

Laporan yang sama menyebut, "itu merupakan usaha Inggris mencari pemasok peralatan baru demi mendorong persaingan dan mengurangi biaya bagi para operator nirkabel mereka."

Kedutaan Inggris di Tokyo dan Fujitsu tak segera menanggapi permintaan berkomentar. Sekretariat Kabinet Jepang dan NEC pun tak menjawab, sedangkan Huawei tak segera memberi tanggapan.

China sendiri menentang pemboikotan terhadap Huawei yang berlaku di sejumlah negara. Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China, Wang Wenbin, itu dapat merusak kemajuan umat manusia.

Menteri Digital Inggris, Oliver Dowden pada pekan lalu berujar, "Inggris bekerja sama dengan sekutu untuk membawa saingan yang lebih kuat; menunjuk perusahaan dari Finlandia, Swedia, Korea Selatan, dan Jepang.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini