Kabar Buruk buat Turki, Rupanya Mesir Disokong Militer Prancis

Kabar Buruk buat Turki, Rupanya Mesir Disokong Militer Prancis Foto: Sindonews

Sungguh sebuah kabar buruk bagi pesukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) dan militer Turki beserta tentara bayaran dari Suriah.

Ternyata selain Angkatan Bersenjata Mesir, jet-jet pembunuh Rusia dan tentara Yunani, ada militer dari negara lain yang bersiap menghajar GNA dan Turki jika perang meletus di Kota Sirte dan Al-Jufra.

Baca Juga: Gawat, Perang Besar Turki dan Mesir Makin Tak Terhindarkan

Militer lain itu adalah Angkatan Laut Prancis. Dari informasi yang dihimpun pada Senin (20/7/2020), Angkatan Laut Prancis disebut-sebut sudah siaga sejak lama di dekat Kota Sirte.

Tak tanggung-tanggung, Prancis menyiagakan pasukan perang dengan menggunakan kapal induknya, Charles de Gaulle. Disebutkan kapal ini siaga sekitar 80 kilometer dari Sirte.

Namun, data berbeda muncul di marine traffic, Charles de Gaulle berada di tempat lain.

Memang untuk memastikan keberadaan kapal perang nuklir bukan perkara mudah. Meski begitu kapal ini sempat siaga sejak awal tahun 2020.

Bukti kehadiran militer Prancis sebenarnya sudah diketahui GNA dan Turki apalagi setelah markas pasukan gabungan ini di Pangkalan Udara Al-Watiya pekan lalu porakporanda digempur pesawat tempur misterius.

Belakangan diketahui serangan yang menargetkan sistem pertahanan udara Turki itu didalangi pesawat tempurĀ  Dassault Rafale.

Jet tempur Prancis itu disebutkan melepaskan rudal-rudal dari di luar daya jangkau sistem pertahanan udara Turki yang berkisar antara 30 sampai 40 kilometer, sedangkan Rafale menyerang dari jarak 70 kilometer

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini