6 Pegawainya Positif, PLN: Protokol Covid-19 Berjalan dengan Baik

6 Pegawainya Positif, PLN: Protokol Covid-19 Berjalan dengan Baik Foto: PLN

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) turut ambil bagian untuk meningkatkan kewaspadaan dan membuat tindakan preventif penyebaran Covid-19. PLN memberlakukan protokol kesehatan yang tinggi, seperti pelaksanaan tes Covid-19 yang terjadwal maupun secara acak, penggunaan masker, membudayakan cuci tangan, pelaksanaan jaga jarak, dan pengaturan jam istirahat saat Work From Office serta mekanisme agar layanan tetap terjaga.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi, menyampaikan bahwa berdasarkan swab test terjadwal dan acak tersebut, ditemukan 6 (enam) orang terkonfirmasi positif dari 632 karyawan yang melaksanakan tes tersebut di lingkungan PLN Kantor Pusat. Enam karyawan tersebut saat ini sedang menjalani isolasi mandiri dalam kondisi tanpa gejala.

Baca Juga: PLN Pastikan Pelayanan Kelistrikan Terjaga meski WFH

"Selaku perusahaan yang vital melayani hajat hidup masyarakat, PLN sangat serius menerapkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesiagaan dan sterilisasi lingkungan kerja, PLN Kantor Pusat menerapkan skema bekerja dari rumah selama lima hari kerja ke seluruh pegawai dan tenaga alih daya," ujar Agung saat dalam keterangan pers, Senin (20/7/2020).

Untuk menjaga agar layanan tetap baik saat WFH, PLN didukung teknologi seperti presensi karyawan berbasis aplikasi geotagging, mekanisme rapat berbasis daring dan penyimpanan dan transfer data kerja melalui sistem cloud, serta sistem surat menyurat melalui aplikasi manajemen surat.

Agung juga menambahkan, petugas yang harus tetap berada di pusat-pusat pengontrolan dan pemeliharaan listrik tetap bekerja dengan meningkatkan standar kesehatan tinggi.

"Kami pastikan pasokan listrik pelanggan tetap terjaga selama pemberlakukan konsep WFH karena hal ini hanya berlaku untuk PLN Kantor Pusat saja, sementara petugas penjagaan dan pelayanan di lapangan tetap berjalan seperti biasa. Kami memahami bahwa ketersediaan listrik di rumah-rumah merupakan kebutuhan vital," pungkas Agung.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini