Telur Ayam Ras Diproyeksi Penyumbang Inflasi Juli

Telur Ayam Ras Diproyeksi Penyumbang Inflasi Juli Foto: Sufri Yuliardi

Bank Indonesia (BI) menyebutkan, indeks pergerakan harga pada Juli 2020 menunjukkan terjadi inflasi sebesar 0,01% secara bulanan/month to month (mtm) atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,18%.

Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juli 2020 secara tahun kalender sebesar 1,10% (ytd) dan secara tahunan sebesar 1,66% (yoy).

Baca Juga: Minggu Kedua Juli, Inflasi Diperkirakan Sebesar 0,04 Persen

Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, di Jakarta, Jumat (17/7/2020) mengungkapkan bahwa perkiraan ini didasari hasil survei pemantauan harga yang dilakukan bank sentral hingga minggu ketiga Juli 2020.

Onny mengatakan, penyumbang utama inflasi berasal dari komoditas telur ayam ras sebesar 0,05% (mtm), emas perhiasan sebesar 0,03% (mtm), dan rokok kretek filter sebesar 0,01% (mtm).

Sementara itu, komoditas utama yang menyumbang deflasi yaitu bawang merah sebesar -0,09% (mtm), bawang putih sebesar -0,03% (mtm), gula pasir sebesar -0,02% (mtm), jeruk sebesar -0,02 (mtm), serta cabai merah, daging sapi, kelapa, minyak goreng, dan angkutan udara masing-masing sebesar -0,01% (mtm).

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini