Makin Banyak Orang Pintar Masuk Islam di Amerika Serikat

Makin Banyak Orang Pintar Masuk Islam di Amerika Serikat Foto: Unsplash/Paul Weaver

Pendiri Nusantara Fondation pesantren pertama di Amerika Serikat Shamsi Ali menceritakan pengalamannya berdakwah di Negeri Paman Sam. Tokoh muslim yang juga direktur Jamaica Muslim Center di New York ini mengungkapkan fakta mencengangkan.

Melansir dari VOA, Senin (13/7/2020), Ali mengungkapkan bahwa di Amerika yang banyak masuk Islam belakangan ini adalah orang muda, pintar, profesional, dan hampir 70 persen adalah wanita.

Islam juga mencatat sejarah setelah Ilhan Omar, muslimah pertama berjilbab di DPR, memaksa Kongres mengubah aturan mengenai penutup kepala dalam sidang.

Baca Juga: Gak Seperti Dulu, FPI: Dulu PDIP Ramah ke Umat Islam, Sekarang...

Di kota New York, sejak enam tahun lalu, Idul Fitri dan Idul Adha adalah hari libur. Makanan halal juga sudah masuk ke sekolah-sekolah negeri dan, sedang diperjuangkan, makanan halal disediakan di penjara-penjara.

“Ini perjuangan yang terus menerus,” kata Shamsi Ali dalam diskusi virtual tentang Islam di AS digelar lembaga dakwah dari Indonesia, Program Pembibitan Penghafal Alquran (PPPA), pada 4 Juli 2020 atau bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan.

Shamsi Ali yang menjadi pembicara bersama penceramah dari Indonesia lainnya, Hilman Fauzi mengatakan, banyak persepsi yang mengatakan bahwa Islam itu baru di Amerika. “Itu bagian dari upaya untuk melemahkan!" kata Shamsi Ali.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini