Investor Rajin Setor Dana, Harga Saham BCA Makin Mahal

Investor Rajin Setor Dana, Harga Saham BCA Makin Mahal Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kebesaran Bank milik keluarga Hartono yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memang sudah tidak diragukan lagi. Pasalnya, dengan kapitalisasi pasar senilai Rp764,31 triliun BCA menjadi bank terbesar yang ada di pasar modal.

Harga saham perseroan sempat terperosok di awal virus Corona atau Covid-19 masuk ke Indonesia. Namun, saat ini harga saham BCA pun sudah kembali pulih karena bertengger di atas Rp30.000 per saham. Tercatat, harga saham BCA pada perdagangan hari ini telah kembali ke harga Rp31.000 per saham.

Baca Juga: BRI dan BCA Laku Keras, IHSG Nyaris Lampaui Batas Level 5.100!

Laba bersih per saham atau earning per share (EPS) BCA sebesar Rp1.068 per saham, dan price to earning ratio (PER) saham ini 28,39 kali.

Sebelumnya, investor melakukan penjualan besar-besaran pada saham BCA hingga sempat anjlok ke level Rp22.150 per saham, posisi tersebut menjadi yang terendah dalam kurun waktu 1 tahun terakhir.

Tak berhenti sampai di situ, sehabis menyentuh harga terendah para investor juga membawa harga saham Bank milik Djarum Group ini bergerak naik turun.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini