Begini Nasib Marketplace China Usai Jual Sajadah buat Dekorasi

Begini Nasib Marketplace China Usai Jual Sajadah buat Dekorasi Foto: Antara/Kornelis Kaha

Situs penjualan daring atau marketplace asal China, Shein mendapat kritik pedas dalam beberapa pekan terakhir akibat menjual sajadah dengan label karpet dekorasi. Shein akhirnya memilih minta maaf pada Muslim yang tersinggung dari kesalahan itu.

Sebelumnya, tindakan Shein tak butuh waktu lama untuk viral di media sosial. Banyak pelanggan mereka langsung menyatakan ketidaksukaan pada Shein. Perusahaan itu dianggap tak punya kepekaan religius dan berusaha menuai untung dari penjualan sajadah sebagai karpet hiasan.

Baca Juga: TKA China Diberi Karpet Merah, Rektor Jakarta Cuma Bisa Sedih dan

Prayer_rug2-600x479.jpg

Padahal setiap orang yang melihat sajadah itu dapat melihat simbol Ka'bah dan masjid. Sehingga sajadah itu tentu diperuntukkan untuk shalat bukan hiasan semata.

Shein nampaknya khawatir blundernya malah berujung gagal menembus pasar segmentasi Muslim. Shein memilih mencabut sajadah itu dari barang yang mereka jual di situsnya. Selain itu, Shein mengutarakan permintaan maaf lewat akun Instagram. Shein berdalih kesalahan itu terjadi atas kekeliruan yang tak disengaja.

"Kami membuat kesalahan serius baru-baru ini karena menjual sajadah sebagai karpet dekorasi. Kami paham kesalahan ini sangat menyinggung Muslim dan kami meminta maaf," tulis Shein di akun Instagramnya dilansir dari Dawn pada Selasa (7/7/2020).

Shein berkomitmen memiliki staf dari berbagai latar belakang budaya dan agama agar kasus serupa tak terulang. Para staf diharapkan memberi masukan sehingga kesalahan akibat ketidakpahaman pada suatu budaya dan agama dapat dihindari.

"Sebagai merek dunia, kami berjanji melakukan lebih baik dalam mengedukasi diri tentang berbagai budaya, agama dan tradisi untuk menjamin semua pelanggan kami dihormati," lanjut Shein.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini