Kemenparekraf Bidik 500 Pre-Startup Gabung di Bekup 2020

Kemenparekraf Bidik 500 Pre-Startup Gabung di Bekup 2020 Foto: Boyke P. Siregar

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) resmi membuka program Baparekraf for Startup atau disingkat Bekup yang kelima.

Bekup merupakan program yang dirancang khusus untuk mematangkan integrasi ekosistem startup dari hulu sampai ke hilir, yaitu pematangan calon-calon sumber daya manusia yang akan membangun startup di Tanah Air. Tahun ini, Bekup menyoroti kebutuhan untuk membangkitkan kembali industri pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah masa sulit pandemi Covid-19.

Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Josua Puji Mulia Simanjuntak  mengungkapkan selama empat tahun berjalan, Bekup telah memfasilitasi 390 pre-startup di 15 kota di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Data Tokopedia Bocor di Medsos, Apa Kata Pakar Keamanan Siber?

"Pada tahun kelimanya ini, Bekup akan menyeleksi ratusan pre-startup yang bergerak di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata," kata Josua dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Program ini akan dilaksanakan dalam lima batch di lima kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bali, Medan, dan Makassar.

Josua mengatakan 20 pre-startup terbaik dari setiap batch akan dipilih pada tahapan seleksi awal sebelum para pre-startup yang terpilih melalui periode bootcamp selama tiga hari. Ke-20 pre-startup tersebut kemudian akan diseleksi kembali untuk menentukan delapan pre-startup terbaik dari setiap batch.

"Total 40 pre-startup dari seluruh batch akan menerima mentoring intensif selama satu bulan guna mempersiapkan mereka menjalankan bisnisnya," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini