Dampak Covid-19, Konsumsi Gas Niaga PGN Turun 17%

Dampak Covid-19, Konsumsi Gas Niaga PGN Turun 17% Foto: Antara/Muhammad Adimaja

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mengalami penurunan permintaan selama pandemi Covid-19 menjajah negeri ini. Dampaknya terasa untuk sektor industri dan niaga yang mengalami penurunan permintaan hingga 17%.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PGN, Suko Hartono, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, Senin (6/7/2020). Dia menjelaskan bahwa pandemi memang berdampak pada konsumsi gas dari industri. Hal ini disebabkan industri juga banyak yang berhenti beroperasi.

Baca Juga: PGN: Jargas Rumah Tangga Tersebar dari Aceh sampai Papua

"Volume niaga kami terpukul, penjualan turun minus 17%, karena industri ini menurunkan pemakaian," ujar Suko, Senin (6/7/2020).

Suko menambahkan, meskipun sektor industri dan niaga mengalami penurunan akibat imbas Covid-19, sektor pengangkutan gas penurunannya tak terlalu parah. Suko mencatat penurunan pengangkutan hanya 1,6%.

"Kami memang di volume pengangkutan mengalami penurunan 1,6%. Memang masih gak terlalu berdampak," tambah Suko.

Suko berharap, terutama untuk sektor industri dan niaga, dengan adanya harga gas murah bisa mendorong industri kembali beroperasi optimal dan meningkatkan konsumsi gas, serta bisa mendorong industri-industri lainnya turut kembali bergeliat.

"Harapan kami dengan adanya harga khusus enam dolar itu bisa meningkatkan produksi mereka sehingga mereka bisa menggunakan. Akhirnya, perekonomian tumbuh dan penggunaan gas kembali normal," ujar Suko.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini