Bea Cukai Fasilitasi Ekspor Ribuan Ton Komoditas Pertanian

Bea Cukai Fasilitasi Ekspor Ribuan Ton Komoditas Pertanian Foto: Bea Cukai

Sebagai usaha meningkatan neraca ekspor dan mendorong industri dalam negeri di tengah pandemi, Bea Cukai Makassar dan Karantina Pertanian Makassar memfasilitasi ekspor 6,6 ribu ton jagung biji (Zea Mays) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Filipina.

Komoditas asal subsektor hortikultura senilai Rp24,7 miliar ini diberangkatkan dari Pelabuhan Laut Soekarno-Hatta Makassar, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: Pulihkan Ekonomi, Bea Cukai Beri Lagi Fasilitas Kawasan Berikat

"Sulsel merupakan salah satu sentra produksi jagung nasional. Produksi jagung Sulsel menduduki posisi tertinggi secara nasional bersama Jatim dan Jateng. Kami yakin sektor pertanian bisa menjadi pengaman menghadapi pandemi Covid-19. Kebutuhan pangan menjadi prioritas yang harus dipenuhi bagi seluruh masyarakat sehingga kegiatan pertanian harus tetap berjalan. Kami mengapresiasi kinerja petani yang tetap produktif di tengah pandemi Covid-19 sehingga produksi pangan tetap terjaga. Bahkan dapat kita ekspor setelah dua tahun sempat vakum," Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Eva Arifah Aliyah, yang mendampingi Kepala Karantina Pertanian Makassar, Andi Yusmanto saat menyerahkan sertifikat fitosanitari sebagai persyaratan ekspor negara tujuan kepada eksportir, PT SAU.

Eva pun mengungkapkan bahwa Bea Cukai Makassar akan memberikan dukungan kepada eksportir untuk mengekspor produknya ke luar negeri sebagai bagian dari tugas Bea Cukai sebagai industrial assistance.

"Ini merupakan komitmen Bea Cukai dan pemerintah dalam membangun ekspor pertanian di Sulsel. Hal tersebut guna meningkatkan ekspor pada bidang pertanian guna memacu produk sulsel menuju kancah internasiona," katanya.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini