Jika Tak Mau Jadi Episentrum Baru, Indonesia Mesti Lakukan Ini

Jika Tak Mau Jadi Episentrum Baru, Indonesia Mesti Lakukan Ini Foto: Sufri Yuliardi

Angka kasus pasien Covid-19 yang terus bertambah, Jawa Timur dinilai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memerlukan perhatian khusus.

Erick Thohir bahkan menyebut dua kali bantuan telah diserahkan ke Jawa Timur lantaran perhatian khusus yang memang diperlukan Jawa Timur.

"Kami dua kali menyerahkan bantuan ke Jawa Timur karena kondisinya yang memang perlu perhatian khusus," ujarnya, di sela kunjungan kerja sekaligus menyerahkan bantuan obat-obatan dan alat kesehatan, di Gedung Negara Grahadi, di Surabaya, Minggu 5 Juli 2020.

Didampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, Erick Thohir ditugaskan khusus oleh Presiden Joko Widodo ke Jawa Timur.

Tak hanya Jawa Timur, Erick Thohir juga mengatakan bahwa Kementerian BUMN telah memberikan bantuan ke daerah lain yang tingkat penyebaran kasus Covid-19 juga cukup tinggi seperti di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Baca Juga: Peneliti Oxford: Sepertinya, Kita Tak Butuh Vaksin Covid-19

Dalam langkah penanganan pandemi Covid-19, Kementerian BUMN telah berperan dengan sejumlah langkah.

Langkah BUMN yang diambil antara lain adalah dengan pendirian dan operasionalisasi RS Darurat Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, dan RS Khusus Infeksi di Pulau Galang, Kepulauan Riau.

Sementara itu terkait jumlah kasus Covid-19 khusus di Jawa Timur per Sabtu 5 Juli 2020 pukul 17.00 WIB, total ada 13.447 orang yang positif Covid-19 atau tambahannya sebanyak 441 orang.

Surabaya sebagai kota terbesar di Jawa Timur tidak pelak menjadi episentrum sebaran penyakit ini. 

Sedangkan, angka kasus sembuh atau dinyatakan telah terkonversi negatif Covid-19 yakni 4.889 orang, serta angka kematian sampai saat ini jumlahnya 1.027 orang.

Data lain, yaitu angka pasien dalam pengawasan (PDP) di Jawa Timur yakni jumlahnya 11.276 orang serta orang dalam pemantauan (ODP) yang mencapai 30.135 orang.

Sementara itu, Erick Thohir juga menegaskan bantuan berupa obat Avigan yang diserahkan ke Jawa Timur diharapkan mampu menekan angka kematian sekaligus mengendalikan kasus Covid-19.

Bantuan obat Avigan yang diserahkan sebanyak 100.000 tablet ditambah 29.000 tablet yang telah diserahkan sebelumnya, kemudian 10.000 pcs alat pelindung diri dan masker bedah berjumlah 100.000 lembar.

"Bismillah dan semoga diridhoi Allah SWT bahwa angka kematian bisa ditekan. Saat ini semua tidak mau ada saudara-saudara kita yang tidak bisa dibantu dan tentu seyogyanya pemerintah harus hadir," katanya.

Lihat Sumber Artikel di HashMicro Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan HashMicro. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab HashMicro.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini