Alhamdulillah, Jokowi Bisa Happy Gara-Gara Kabar Ini

Alhamdulillah, Jokowi Bisa Happy Gara-Gara Kabar Ini Foto: Sufri Yuliardi

Presiden Joko Widodo menyambut baik naiknya status Indonesia dari negara berpendapatan menengah rendah (lower middle income trap) menjadi negara berpendapatan menengah tinggi (upper middle income).

Menurutnya, kenaikan status tersebut menjadi bukti bahwa apa yang telah dilakukan pemerintah selama ini berada dalam arah yang benar untuk memajukan Indonesia menjadi negara yang memiliki pendapatan tinggi. 

Baca Juga: Jokowi Eval Menteri, PDIP: Kalau Dapat Rapor Merah, Harus Legowo!

"Capaian ini patut kita syukuri bahwa kita berjalan ke arah yang benar. Bahwa kota harus terus melangkah maju menuju ke negara berpenghasilan tinggi dengan mengedepankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata dia saat membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia secara virtual, Sabtu, 4 Juli 2020.

Meski begitu, dia mengakui untuk bisa menjadi negara maju bukanlah hal yang mudah. Menurutnya, itu tergambar dari banyaknya negara-negara dunia ketiga yang terjebak sebagai negara berpendapatan menengah. 

Baca Juga: 3 Menteri Jokowi Diklaim Lolos Reshuffle: Erick, Prabowo, dan...

"Artinya mereka terjebak di middle income trap, itu yang tidak kita inginkan. Pertanyaannya apakah kita punya peluang keluar dari itu? Saya jawab tegas kita punya potensi besar, peluang besar, untuk lewati middle income trap," tegas dia. 

Jokowi meyakini bangsa Indonesia memiliki seluruh persyaratan untuk bisa menjadi negara maju dan terlepas dari perangkap negara berpendapatan menengah. Terutama dengan banyaknya sumber daya manusian yang unggul dan dalam usia yang saat ini produktif.

"Tapi semua itu butuh prasyarat, kita butuh infrastruktur yang efisien, ini sudah mulai kita bangun, kita butuh cara kerja yang cepat, kompetitif dan berorientasi pada hasil ini yang terus kita upayakan, dan kita butuh sumber daya manusia yang unggul, produktif, inovatif, yang konpetitif," tegas Jokowi.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini