Investor Asing Hengkang dari China, Erick Siapkan Sambutan Hangat

Investor Asing Hengkang dari China, Erick Siapkan Sambutan Hangat Foto: Sufri Yuliardi

Pemerintah siap menampung perusahaan asing yang bersiap hengkang dari China. Untuk itu, Kementerian BUMN mengembangkan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, yang memiliki lahan seluas lebih dari 4 ribu hektare.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pengembangan KIT Batang ini merupakan kolaborasi antara pihaknya beserta perusahaan pelat merah dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) guna membangun ekosistem investasi dengan mitra strategis, baik domestik maupun internasional.

Ia menjelaskan, khusus untuk menarik investor lebih banyak, KIT Batang akan menerapkan konsep baru, yakni para investor tidak perlu membeli lahan. Sebagai gantinya, investor bisa menyewa dalam jangka waktu panjang bekerja sama dengan Holding Perkebunan yang dikoordinasikan PTPN III.

Baca Juga: China-Jepang Mau ke RI, Titah Jokowi: Bentangkan Karpet Merah!

"Melalui PTPN III, kami yang akan membebaskan lahan, sehingga tanah seluruh kawasan ini menjadi milik BUMN dan akan memudahkan serta meyakinkan kerja sama dengan investor yang datang untuk menanamkan modal dengan cara sewa lahan berjangka panjang," ujarnya.

Ia menuturkan, fokus pemerintah mengembangkan KIT Batang karena didorong untuk meningkatkan perekonomian di Jawa Tengah, sekaligus agar kawasan industri ini mampu bersaing dan menjadi pengimbang dengan kawasan industri di Jakarta dan Pasuruan, Jawa Timur.

Selain itu, keberadaan KIT Batang diharap mampu memperbesar Upah Minimum Regional (UMR) di Jawa Tengah yang masih tergolong rendah, sekaligus meningkatkan pemerataan kualitas sumber daya manusia.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini