Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Sabtu, 04 Juli 2020

  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,99% pada level 25.373.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,80% pada level 2.152.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,72% pada level 22.306.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 2,01% pada level 3.152.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,59% pada level 2.652.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,40% pada level 6.215.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 1,01% terhadap Dollar AS pada level 14.522 IDR/USD.

Dunia Gempar, Rekaman Konspirasi Gulingkan Tahta Raja Saudi Bocor

Dunia Gempar, Rekaman Konspirasi Gulingkan Tahta Raja Saudi Bocor

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Seorang aktivis oposisi Qatar, Khalid al-Hail baru saja membuat gempar dunia. Dia membocorkan sebuah rekaman berisi rahasia besar konspirasi menggulingkan keluarga Kerajaan Arab Saudi dari tampuk kekuasaan pemerintah negara itu.

Ada beberapa nama tokoh penting yang turut berbicara dalam rekaman konspirasi itu di antaranya mantan Presiden Libya, Muammar Khadafi dan dua anggota parlemen Kuwait itu, yakni Mubarak al-Duwailah, yang memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin, dan mantan anggota parlemen lainnya Kuwait Fayez Hamed al-Baghili al-Rashidi.

Dalam rekaman itu, Khadafi menyatakan memilih jalan gerakan reformasi ketimbang perang bersenjata untuk meruntuhkan dinasti keluarga King Al Saud dari tahta tertinggi di Arab Saudi.

Baca Juga: Mimpi AS Punya Rudal S-400 Buatan Rusia Kandas Sudah

"Gerakan reformasi yang dipimpin oleh Sa'ad al-Faqih telah menyebabkan gempa bumi besar di Arab Saudi," kata Khadafi dalam rekaman itu.

Direncanakan upaya menggulingkan tahta Kerajaan Arab akan digerakan pria bernama Al-Faqih. Dia adalah pembangkang Arab Saudi yang berbasis di London yang menuduh Departemen Keuangan Amerika memiliki hubungan dengan al-Qaeda pada 2004. Dia telah berulang kali mengkritik Arab Saudi dan menyerukan jatuhnya keluarga Al Saud yang berkuasa.

"Dia mulai banyak saluran visual yang mengutuk Al Saud dan rezim mereka dan menghasut orang untuk memberontak dan tidak taat. Saya telah melihat orang-orang dari Riyadh, dan kami tidak bermimpi suatu hari kami akan menggelar protes di Riyadh. Itu tidak mungkin, kata mereka. Tidak, mudah bagi kami untuk protes dan mereka tidak bisa memadamkan kami. Sekarang dunia terbuka dan semuanya ada di bawah mikroskop, mereka menangkap satu dan neraka akan terlepas, organisasi hak asasi manusia dan lainnya. Keluarga Al Saud telah menyerah pada segalanya, hanya ingin tetap berkuasa selama mungkin," kata Khadafi.

Berikut rekaman rahasia itu yang dikutip, Rabu (1/6/2020), dari Alarabiya:

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: Salman bin Abdul Aziz Al-Saud, Muammar Khadafi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: AP/Yoan Valat

loading...

Recommended Reading