Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Minggu, 05 Juli 2020

  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1248 USD/EUR.
  • 09:35 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2438 USD/GBP.
  • 09:34 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,32 USD/barel.
  • 09:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 1,33% pada level 6.157.
  • 09:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 107,51 JPY/USD.
  • 09:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.772 USD/troy ounce.

Mimpi AS Punya Rudal S-400 Buatan Rusia Kandas Sudah

Mimpi AS Punya Rudal S-400 Buatan Rusia Kandas Sudah

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Keinginan Amerika Serikat (AS) memiliki sistem peluncur rudal jarak jauh S-400 buatan Rusia tampaknya akan kandas di tengah jalan. Sebab, Rusia mengharamkan alias melarang Turki menjual senjata yang dibelinya dari Rusia kepada negara lain tanpa seizin Moskow, termasuk kepada Amerika Serikat.

Juru bicara Federal Rusia untuk kerja sama teknis militer, Maria Vorobyova mengatakan, Turki tidak dapat menjual kembali S-400 buatan Rusia kepada Amerika Serikat (AS) tanpa persetujuan dari Moskow, Rusia.

Hal itu disampaikan Vorobyova menyikapi rencana Senator Amerika Serikat yang berupaya mendapatkan sistem peluncur rudal jarak jauh buatan Rusia dari tangan Turki dengan cara mengamandemen Undang-Undang Penentang Lawan Amerika melalui Sanksi (CAATSA).

Baca Juga: Kenapa AS Ngebet Borong Rudal S-400 Rusia? Terungkap Jawabannya

"Turki tidak dapat mengekspor kembali sistem pertahanan S-400 Rusia buatan Rusia tanpa izin Moskow," kata Maria Vorobyova dikutip dari kantor berita Interfax, Rabu (1/6/2020).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Amerika Serikat diam-diam berambisi ingin membeli sistem peluncur rudal jarak jauh teranyar S-400 buatan Rusia dari Turki.

Keinginan AS itu terungkap ketika salah satu anggota Senat AS dari Partai Republik mengusulkan amandeman undang-undang yang memungkinkan Amerika Serikat untuk membeli sistem pertahanan S-400 buatan Rusia di tengah ancaman sanksi embargo yang diberikan oleh Washington kepada Ankara atas pembelian peralatan Rusia oleh Turki.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: Rudal S-400, Rusia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Sindonews

loading...

Recommended Reading